Penutup Pembelaan Ayub
Ayub 31:40
Ayub Menuntut Putusan
“biarlah duri-duri tumbuh, bukannya gandum, dan rumput liar, bukannya jelai.” Perkataan-perkataan Ayub selesai.”Ayub 31:40 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“maka biarlah bukan gandum yang tumbuh, tetapi onak, dan bukan jelai, tetapi lalang." Sekianlah kata-kata Ayub.”Ayub 31:40 · TB
Terjemahan Baru
“biarlah bukan jelai dan gandum yang tumbuh di ladang, melainkan semak berduri dan rumput ilalang." Sekianlah kata-kata Ayub.”Ayub 31:40 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Let thistles grow instead of wheat, and cockle instead of barley. The words of Job are ended.”Ayub 31:40 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 31:40?
Ayub mengatakan bahwa jika ia bersalah dalam hal-hal tersebut, biarlah tanahnya menghasilkan duri dan rumput liar sebagai ganti gandum dan jelai. Ini adalah bentuk kutuk: hasil pertaniannya akan gagal dan menjadi sia-sia. Dengan mengucapkan ini, Ayub menegaskan bahwa ia tidak bersalah dan siap menerima konsekuensi jika bohong.
Latar belakang
Ayub Mengakhiri Pembelaannya
Ayub sedang mengucapkan sumpah pembelaan diri. Setelah menegaskan integritasnya dalam berbagai bidang kehidupan, ia menutup dengan kutukan atas tanahnya sendiri jika ia bersalah. Ini adalah bagian akhir dari pidato pembelaan Ayub.
Di mana
Tanah Uz
Di tempat pembuangan abu, di luar kota
Kapan
~2000 SM
Zaman Para Leluhur
Yang berbicara
Ayub
Orang saleh yang diuji, kehilangan segalanya
Kepada
Teman-teman Ayub
Elifas, Bildad, Zofar; dan Elihu
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חוֹחַ
choach · duri
tanaman berduri yang melambangkan kutuk dan kesia-siaan
חִטָּה
chittah · gandum
gandum, simbol berkat dan makanan pokok
שְׂעֹרָה
se'orah · jelai
barli, tanaman yang lebih rendah nilainya dari gandum
Ayub menggunakan simbol tanaman: gandum dan jelai mewakili panen yang baik, sedangkan duri mewakili kutuk. Jika ia terbukti bersalah, tanahnya akan menghasilkan duri sebagai pengganti gandum — tanda bahwa Allah menghakimi ketidakbenarannya.
Tahukah kamu
Kutukan Tanah dalam Sumpah
Dalam budaya kuno, mengutuk tanah sendiri adalah sumpah yang sangat serius. Ayub rela kehilangan hasil panennya sebagai bukti ketulusannya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 31:40
Kejadian 3:18
kutuk tanah karena dosa
“semak duri dan rumput duri yang akan dihasilkannya bagimu”
Ulangan 28:38
panen gagal sebagai kutuk
“Banyak benih yang akan kaubawa ke ladang, tetapi sedikit yang akan kaukumpulkan”
Mazmur 107:34
tanah menderita karena dosa
“tanah yang subur menjadi payau, karena kejahatan orang-orang yang diam di sana”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 31:40
✕ Sering dikira
Ayub mengutuk dirinya sendiri secara harfiah, dan ini terjadi padanya.
✓ Yang sebenarnya
Ayub tidak sedang mengutuk dirinya, melainkan menyatakan kesediaannya menerima konsekuensi jika ia terbukti bersalah. Ini bagian dari sumpah pembelaan.
✕ Sering dikira
Ayub berbicara tentang tanah pertaniannya sendiri yang nyata.
✓ Yang sebenarnya
Lebih mungkin ini adalah ungkapan kiasan untuk menyatakan integritasnya: ia rela kehilangan segala miliknya jika ia bersalah.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 31:40
Kata-kata kita bisa menjadi sumpah yang serius. Ketika kita membuat pernyataan atau janji, pastikan itu didasari kebenaran dan kesediaan untuk bertanggung jawab. Jangan mudah bersumpah, tetapi jika sudah terlanjur, pegang teguh.
Allah, jagalah perkataanku agar selalu jujur, dan berilah aku keteguhan untuk bertanggung jawab atas setiap ucapanku. Amin.