Merindukan kematian

Ayub 3:21

Ayub mengutuk hari kelahirannya

yang merindukan kematian, tetapi tidak kunjung datang, dan yang menggalinya lebih daripada menggali harta yang tersembunyi,

Ayub 3:21 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 3:21?

Ayub menggambarkan orang yang sangat menderita sehingga merindukan kematian, tetapi kematian itu tidak datang. Mereka mencari kematian lebih dari mencari harta karun, menunjukkan betapa beratnya penderitaan mereka.

Latar belakang

Kematian yang dinanti-nanti

Ayub mengungkapkan keputusasaannya: ia sangat merindukan kematian, bahkan mencarinya seperti orang menggali harta karun. Baginya, kematian adalah hadiah yang paling berharga.

Di mana

Uz

Di tumpukan abu, menantikan maut

Kapan

~1900 SM

Periode Patriarkh

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan segalanya
Elihu berbicara
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ayub

orang saleh yang sedang diuji

p

Kepada

para sahabat

mereka datang untuk menghibur

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מָוֶת

mavet · kematian

kematian, maut

כָּסַף

kasaf · merindukan

merindukan, menginginkan sangat

חָפַר

chafar · menggali

menggali, menyelidiki

Kata 'merindukan' (kasaf) biasanya dipakai untuk kerinduan akan Tuhan, tetapi di sini dipakai untuk kematian. 'Menggali' (chafar) menunjukkan usaha sungguh-sungguh, seperti mencari harta. Ini menggambarkan betapa dahsyatnya penderitaan Ayub.

Tahukah kamu

Mencari kematian seperti harta karun

Perumpamaan 'menggali harta' menunjukkan intensitas keinginan Ayub. Di zaman Alkitab, harta sering disembunyikan di ladang, dan orang akan menggali dengan tekun.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 3:21

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 3:21

✕  Sering dikira

Ayub mengajarkan bahwa bunuh diri adalah jalan keluar

✓  Yang sebenarnya

Ayub tidak merencanakan bunuh diri; ia hanya mengungkapkan kerinduan pasif.

✕  Sering dikira

Ayub menganggap orang mati langsung masuk sorga

✓  Yang sebenarnya

Ayub belum punya konsep sorga atau neraka seperti PL; ia membayangkan Sheol sebagai tempat istirahat.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 3:21

Kita mungkin tidak mengalami keputusasaan sehebat Ayub, tetapi kita bisa belajar untuk peka terhadap orang-orang di sekitar kita yang bergumul dengan keputusasaan. Tawarkan dukungan dan kehadiran, bukan hanya kata-kata penghiburan.

Tuhan, mampukan kami untuk menjadi teman yang peduli bagi mereka yang putus asa, dan beri mereka harapan di dalam Engkau. Amin.