Janda yang Tidak Meratap

Ayub 27:15

Ayub Menegaskan Integritasnya

Mereka yang bertahan hidup akan dikubur karena wabah penyakit, dan janda-jandanya tidak akan meratapi mereka.

Ayub 27:15 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 27:15?

Orang fasik yang selamat dari pedang akan mati karena wabah, dan janda-janda mereka tidak akan berkabung. Ini menunjukkan kehancuran total yang menimpa keluarga orang jahat, tanpa ada yang meratapi kepergian mereka.

Latar belakang

Kematian Tanpa Ratapan

Ayub melanjutkan bahwa mereka yang selamat dari pedang akan mati karena wabah, dan janda-janda mereka tidak akan meratap. Ini menunjukkan bahwa kematian orang fasik tidak dihormati, dan keluarga mereka hancur tanpa ada yang peduli.

Di mana

Tanah Us

Di tempat perkemahan di luar kota

Kapan

~2000 SM

Zaman Para Bapa

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub menggambarkan kematian anak orang fasik
Ayub melukiskan kehancuran total orang fasik
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ayub

Orang saleh yang menderita, ~60 tahun

Z

Kepada

Zofar dan sahabat-sahabatnya

Teman-teman yang menuduh Ayub

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

דֶּבֶר

dever · wabah penyakit

wabah, sampar, penyakit menular

אַלְמָנָה

almanah · janda

janda, wanita yang kehilangan suami

סָפַד

sapad · meratapi

meratap, berkabung, melakukan ritual ratapan

Kata 'wabah' (dever) sering dipakai untuk hukuman Allah, dan 'janda' (almanah) di sini tidak hanya merujuk pada status tetapi juga pada kesepian dan kehancuran sosial. Ketiga kata ini bersama-sama menggambarkan kematian yang tidak dihormati dan keluarga yang hancur tanpa penghiburan.

Tahukah kamu

Ratapan dalam budaya kuno

Dalam budaya Timur Dekat kuno, ratapan adalah tugas keluarga yang penting; tanpa ratapan, dianggap aib besar dan menunjukkan kematian yang dihina.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 27:15

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 27:15

✕  Sering dikira

Ini berarti orang benar tidak boleh berduka untuk orang fasik.

✓  Yang sebenarnya

Ini menunjukkan bahwa kematian orang fasik tidak akan dihormati oleh banyak orang, tetapi tidak melarang kesedihan.

✕  Sering dikira

Ayub berbicara tentang jandanya sendiri.

✓  Yang sebenarnya

Ayub berbicara tentang istri orang fasik, bukan tentang dirinya sendiri, karena konteksnya adalah nasib orang fasik.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 27:15

Kehidupan yang tidak benar bisa meninggalkan warisan yang menyedihkan, bahkan orang terdekat pun tidak tulus berduka. Jagalah nama baik dan relasi yang sehat melalui cara hidup yang tulus, karena itu lebih berharga daripada harta.

Tuhan, tolong aku menjalani hidup yang meninggalkan kesan baik dan sukacita, bukan kesedihan karena dosa. Amin.