Menggantung Bumi pada Kehampaan
Ayub 26:7
Kebesaran Allah dalam Penciptaan
“Dia membentangkan utara di atas kekosongan; Dia menggantungkan bumi pada kehampaan.”Ayub 26:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Allah membentangkan utara di atas kekosongan, dan menggantungkan bumi pada kehampaan.”Ayub 26:7 · TB
Terjemahan Baru
“Allah membentangkan langit, di atas samudra, dan menggantungkan bumi pada ruang hampa.”Ayub 26:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“He stretcheth out the north over the empty place, and hangeth the earth upon nothing.”Ayub 26:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 26:7?
Ayub 26:7 menggambarkan kuasa Allah yang menciptakan dan menopang alam semesta. Allah membentangkan langit di utara di atas kekosongan dan menggantungkan bumi pada kehampaan, menunjukkan bahwa bumi tidak bertumpu pada apa pun yang terlihat, tetapi pada kuasa firman-Nya saja.
Latar belakang
Jawaban Ayub kepada Bildad
Setelah Bildad menasihati bahwa manusia tidak mungkin benar di hadapan Allah, Ayub merespons dengan sarkasme atas nasihat yang tidak membantu. Ia lalu memuji kebesaran Allah yang melampaui pemahaman manusia.
Di mana
Tanah Uz
Di tempat pembuangan abu, di luar kota
Kapan
~2000 SM
Zaman Para Patriark
Yang berbicara
Ayub
Orang saleh yang menderita, ~60 tahun, bertemu dengan tiga sahabatnya
Kepada
Bildad
Sahabat Ayub yang menasihati, percaya penderitaan adalah akibat dosa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נטה
natah · membentangkan
meregangkan atau membentangkan seperti tenda
תהו
tohu · kekosongan
kekacauan, ketiadaan, atau tempat kosong
בלימה
belimah · kehampaan
tidak ada apa-apa, tanpa isi
Allah menciptakan dari ketiadaan, bukan dari materi yang sudah ada; bahkan 'kekosongan' dan 'kehampaan' tunduk pada kuasa-Nya untuk menopang bumi.
Tahukah kamu
Utara membentang di atas kekosongan
Bahasa Ibrani 'utara' bisa merujuk pada gunung mitis Zafon, tempat para dewa berkumpul; Ayub menegaskan bahwa bahkan tempat itu kosong tanpa Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 26:7
Kejadian 1:2
Tohu dan bohu
“Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya.”
Yesaya 40:22
Membentangkan langit
“Dia yang duduk di atas bulatan bumi, dan penduduknya seperti belalang; Dia yang membentangkan langit seperti kain tipis.”
Mazmur 104:5
Menopang bumi
“Dia menaruh dasar bumi di atas tiangnya, sehingga tidak akan goyang selama-lamanya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 26:7
✕ Sering dikira
Menganggap Ayub mengajarkan bumi terapung di atas ruang kosong secara ilmiah.
✓ Yang sebenarnya
Ayub menekankan kemahakuasaan Allah yang menopang ciptaan, bukan memberi teori kosmologi.
✕ Sering dikira
Mengartikan 'utara' sebagai arah geografis saja.
✓ Yang sebenarnya
Di konteks kuno, 'utara' sering dikaitkan dengan tempat tinggal para dewa; Ayub menunjukkan Allah lebih besar dari semua itu.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 26:7
Saat hidup terasa seperti melayang tanpa pegangan, ingatlah bahwa Allah memegang segalanya. Kamu bisa percaya bahwa Tuhan menopangmu bahkan ketika keadaan terasa tidak stabil.
Tuhan, Engkau memegang bumi di kehampaan; peganglah juga hidupku saat aku merasa goyah. Amin.