Emas Ofir di antara batu

Ayub 22:24

Elifas Menawarkan Kekayaan Sejati

PerikopElifas Menasihati Ayub untuk Bertobat · Ayub 22:1-30 →
“jika kamu menaruh emas ke dalam debu, dan emas Ofir di antara batu-batu di sungai kering,”

Ayub 22:24 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 22:24?

Ayat ini menasihati untuk merelakan kekayaan dan hal-hal berharga, seperti emas dan perak, demi mengandalkan Allah. Artinya, kita tidak boleh menjadikan harta sebagai andalan utama, tetapi siap melepaskannya dan menempatkan nilai tertinggi pada Tuhan.

Latar belakang

Metafora emas dan batu

Elifas menggunakan kiasan tentang membuang emas ke debu dan batu, untuk menekankan bahwa Ayub harus melepaskan harta duniawi agar Allah menjadi kekayaannya. Ini adalah nasihat tentang nilai rohani yang lebih tinggi.

Di mana

Teman

Tempat Ayub duduk di atas abu

Kapan

~2000 SM

Zaman Para Leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan kekayaan
Ayub mendapat berkat baru
Kamu di sini
E

Yang berbicara

Elifas, orang Teman

Teman Ayub yang menekankan ganjaran material

A

Kepada

Ayub

Orang yang kehilangan harta dan anak-anak

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

זָהָב

zahav · emas

emas; logam mulia yang sangat berharga

עָפָר

afar · debu

tanah, debu, abu; melambangkan kerendahan atau kefanaan

סְגֻלָּה

segullah · berharga

harta kekayaan, milik yang berharga, atau permata

Ada permainan kata: zahav (emas) di debu (afar) sama dengan segullah (harta berharga). Maksudnya, jika kita merendahkan diri, Allah menjadi kekayaan kita yang sesungguhnya, lebih berharga daripada emas dunia.

Tahukah kamu

Ofir yang misterius

Ofir adalah lokasi kuno yang terkenal dengan emas berkualitas tinggi; kapal Salomo pun berlayar ke sana untuk mengambil emas (1 Raja-raja 9:28).

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 22:24

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 22:24

✕  Sering dikira

Menganggap emas Ofir sebagai nasihat untuk investasi literal

✓  Yang sebenarnya

Itu kiasan tentang melepaskan harta duniawi; Allah adalah harta sejati.

✕  Sering dikira

Mengira Elifas berkata bahwa Ayub cinta uang

✓  Yang sebenarnya

Elifas menasihati agar Ayub mengutamakan Allah di atas segala berkat, bukan menuduhnya serakah.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 22:24

Jangan biarkan kekayaan atau harta benda menjadi 'tuhan' dalam hidup Anda. Cobalah untuk mengevaluasi sikap Anda terhadap uang: apakah Anda lebih takut kehilangan harta daripada kehilangan Tuhan? Bersedialah untuk berbagi dan menggunakannya bagi kemuliaan Allah.

Allah, ubahlah hati kami agar tidak terikat pada harta, dan ajarlah kami untuk menjadikan Engkau sebagai harta yang paling berharga. Amin.