Elifas memperingatkan jalan orang jahat

Ayub 22:15

Elifas: Pertobatan Membawa Pemulihan

Akankah kamu tetap menuruti jalan yang lama, yang dilewati oleh orang-orang jahat?

Ayub 22:15 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 22:15?

Ayub 22:15 adalah pertanyaan retoris Elifas: 'Akankah kamu tetap menuruti jalan yang lama, yang dilewati oleh orang-orang jahat?' Ini menasihati agar tidak mengikuti contoh orang fasik yang akhirnya dihancurkan.

Latar belakang

Elifas memperingatkan agar tidak mengikuti jalan orang jahat

Elifas menasihati Ayub untuk tidak mengikuti jalan lama orang-orang jahat yang akhirnya dihancurkan. Ini adalah bagian dari pola tuduhannya bahwa Ayub sedang berdosa.

Di mana

Teman

Di tengah percakapan, mungkin di lokasi Ayub menderita

Kapan

~2000 SM

Zaman para bapa bangsa

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan segalanya
Tuduhan-tuduhan sahabat
Kamu di sini
E

Yang berbicara

Elifas, orang Teman

Teman Ayub yang lebih tua, merasa paling bijak

A

Kepada

Ayub

Orang saleh yang sedang menderita

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

דֶּרֶךְ

derekh · jalan

Jalur, cara hidup, perilaku

עוֹלָם

olam · lama

Zaman dahulu, kekal, kuno

אָוֶן

aven · orang jahat

Kejahatan, kesia-siaan, kebengkokan

'Derekh' dan 'aven' menunjukkan bahwa kejahatan adalah cara hidup yang menyimpang dari kebenaran, bukan sekadar perbuatan.

Tahukah kamu

Jalan orang jahat

Dalam sastra hikmat, 'jalan' sering bermakna cara hidup, bukan sekadar jalan fisik. Ini metafora umum.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 22:15

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 22:15

✕  Sering dikira

Ayub secara harfiah mengikuti jalan orang jahat.

✓  Yang sebenarnya

Elifas menuduh tanpa bukti; Ayub adalah orang benar.

✕  Sering dikira

Jalan lama selalu buruk.

✓  Yang sebenarnya

Yang dimaksud adalah jalan yang sudah terbukti jahat, bukan sekadar kuno.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 22:15

Kita sering tergoda mengikuti cara-cara dunia yang tampak sukses. Ayat ini mengajak kita bijak memilih teladan. Jangan ikuti jalan orang fasik, karena berakhir dengan kehancuran.

Tuhan, berikan aku kebijaksanaan untuk memilih jalan-Mu, bukan meniru cara-cara orang fasik. Amin.