Anak-anak Menari Seperti Ternak

Ayub 21:11

Ayub Menjawab: Penderitaan Orang Fasik

PerikopKemujuran Orang Fasik Terlihat Tahan Lama · Ayub 21:1-34 →
“Mereka membiarkan anak-anak mereka keluar seperti kawanan ternak; anak-anak mereka menari-nari.”

Ayub 21:11 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 21:11?

Orang fasik membiarkan anak-anak mereka bermain dan menari dengan bebas, penuh sukacita dan tanpa kekhawatiran. Ini menggambarkan kehidupan yang tanpa beban, yang kelihatannya memberkati.

Latar belakang

Kegembiraan Keluarga Orang Fasik

Ayub melanjutkan gambaran tentang orang fasik yang makmur. Anak-anak mereka berkeliaran dengan bebas seperti kawanan ternak, dan mereka menari-nari dengan sukacita, tidak dibebani penderitaan.

Di mana

Tanah Uz

Di tempat pembuangan abu, di luar kampung

Kapan

~2000 SM

Zaman Para Leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan anak-anaknya
Ayub terus berdebat
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ayub

Orang saleh yang menderita hebat, ~60 tahun

E

Kepada

Elifas, Bildad, dan Zofar

Tiga sahabat Ayub, penasihat yang menghakimi

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עוֹלָל

olal · anak-anak

anak kecil yang masih bergantung pada orang tua

צֹאן

tson · kawanan ternak

domba atau kambing, sering dipakai sebagai metafora untuk banyaknya keturunan

רָקַד

raqad · menari-nari

berjingkrak, melompat-lompat, menari dengan riang

Kata-kata ini menggambarkan kebebasan dan kegembiraan anak-anak orang fasik, seperti ternak yang dilepas bebas, menunjukkan hidup yang penuh sukacita tanpa beban.

Tahukah kamu

Menari sebagai ungkapan sukacita

Menari di zaman Alkitab sering dilakukan dalam perayaan panen atau pesta keluarga. Ayub memakai gambaran ini untuk menunjukkan bahwa orang fasik menikmati hidup tanpa kekhawatiran.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 21:11

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 21:11

✕  Sering dikira

Ayub menganggap kelimpahan anak itu bukti Allah memberkati orang fasik.

✓  Yang sebenarnya

Ayub tidak sedang mengajar teologi; dia mengamati realitas yang bertentangan dengan harapan sahabat-sahabatnya.

✕  Sering dikira

Ayub ingin memiliki anak sebanyak itu lagi.

✓  Yang sebenarnya

Ayub justru meratapi kehilangannya sendiri dan heran mengapa orang fasik diberi banyak anak.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 21:11

Kebahagiaan dan keceriaan bukanlah indikator pasti dari hubungan yang benar dengan Allah. Jadikan setiap sukacita sebagai momen untuk memuji Tuhan, bukan untuk hidup semaunya.

Bapa, beri aku hati yang bisa bersukacita dalam Engkau, dan jangan biarkan sukacita dunia membuatku lupa akan tanggung jawabku kepada-Mu. Amin.