Ayub menolak perkataan istrinya

Ayub 2:10

Ujian Kedua Ayub

Namun, jawab Ayub kepadanya, “Kamu berbicara seperti perempuan bodoh berbicara. Apakah kita akan menerima yang baik dari Allah, dan tidak akan menerima yang buruk?” Dalam semuanya itu, Ayub tidak berdosa dengan bibirnya.

Ayub 2:10 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 2:10?

Ayub menegur istrinya dan menegaskan bahwa kita harus menerima baik dan buruk dari Allah. Dia tidak berdosa dengan bibirnya, menunjukkan iman yang teguh meskipun menderita.

Latar belakang

Ayub menegur istrinya

Istrinya menyuruh Ayub untuk mengutuki Allah dan mati, tetapi Ayub menolak. Ia mengingatkan bahwa kita harus menerima yang buruk sama seperti yang baik. Ayub tetap tidak berdosa dengan bibirnya.

Di mana

Tanah Us

Di tengah abu, tempat Ayub duduk

Kapan

~2000 SM

Zaman Para Leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub terkena borok
Tiga sahabat datang
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ayub

Orang saleh yang sedang menderita, ~60 tahun

I

Kepada

Istrinya

Wanita yang putus asa melihat suaminya menderita

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

קָבַל

qabal · menerima

menerima, menyambut, mengakui sebagai bagian dari hidup

טוֹב

tov · baik

baik, menyenangkan, berharga, bermanfaat

רַע

ra · buruk

jahat, menyakitkan, tidak menyenangkan, malapetaka

Ayub menggunakan kata 'menerima' (qabal) yang menunjukkan sikap aktif, bukan pasrah. Ia mengakui bahwa baik dan buruk sama-sama datang dari Allah, dan keduanya harus diterima sebagai bagian dari kedaulatan-Nya.

Tahukah kamu

Kata 'perempuan bodoh' dalam bahasa Ibrani

Kata 'bodoh' (nabal) di sini merujuk pada kebodohan moral, bukan sekadar kurang intelek. Ini menegaskan bahwa perkataan istrinya dianggap tidak bijak secara rohani, bukan menghina.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 2:10

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 2:10

✕  Sering dikira

Ayub pasrah pada nasib, bukan kepada Allah.

✓  Yang sebenarnya

Ayub tetap percaya kepada Allah, bukan hanya menyerah pada keadaan.

✕  Sering dikira

Ayub menganggap istrinya bodoh secara intelektual.

✓  Yang sebenarnya

Ayub menyebut cara berpikir istrinya tidak bijak secara rohani, bukan menghina kecerdasannya.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 2:10

Sulit menerima yang buruk, tapi iman sejati adalah percaya bahwa Tuhan baik dalam segala hal. Saat menghadapi kekecewaan, ingat bahwa Allah berdaulat dan setia.

Tuhan, ajar aku untuk percaya pada kebaikan-Mu baik dalam suka maupun duka, Amin.