Sudah Sepuluh Kali Menghina

Ayub 19:3

Ayub Mencari Pembela dan Penebus

PerikopKeyakinan Ayub bahwa Allah Akan Memihaknya · Ayub 19:1-29 →
“Sudah kesepuluh kalinya kamu menghinaku; kamu tidak malu menyalahkan aku.”

Ayub 19:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 19:3?

Ayub menyatakan bahwa teman-temannya telah menghinanya berkali-kali, bahkan sampai sepuluh kali, tanpa merasa malu. Mereka terus menyalahkannya tanpa henti, padahal Ayub sudah menderita. Ini menunjukkan ketidakadilan yang dirasakan Ayub dari sahabat-sahabatnya.

Latar belakang

Ayub Menghitung Penghinaan

Ayub menegaskan bahwa mereka telah menghinanya berkali-kali, mungkin 'sepuluh kali' menunjukkan kelengkapan atau kebiasaan. Ia menuduh mereka tidak malu menyalahkannya.

Di mana

Tanah Uz

Di tempat pembuangan abu, di luar kota

Kapan

~2000 SM

Zaman para bapa bangsa

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan harta dan anak-anaknya
Ayub mendapat berkat berlipat ganda
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ayub

seorang yang saleh, sedang menderita berat

T

Kepada

Teman-teman Ayub

tiga orang yang datang untuk menghibur

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

כָּלַם

kalam · menghinaku

mempermalukan, mencela

בּוֹשׁ

bosh · malu

merasa malu, dipermalukan

שָׂטַן

satan · menyalahkan

menjadi musuh, menuduh, memusuhi

Kata 'satan' di sini berarti 'menjadi musuh' atau 'menuduh'. Ayub merasa teman-temannya bertindak seperti penuduh, bukan penghibur, bahkan seperti setan.

Tahukah kamu

Bilangan Sepuluh dalam Alkitab

Dalam Alkitab, angka sepuluh sering melambangkan kelengkapan atau kesempurnaan dalam jumlah, seperti sepuluh perintah Allah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 19:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 19:3

✕  Sering dikira

Ayub menghitung secara harfiah sepuluh kali ejekan.

✓  Yang sebenarnya

'Sepuluh kali' mungkin artinya 'banyak kali', bukan hitungan pasti.

✕  Sering dikira

Ayub menganggap dirinya tanpa salah.

✓  Yang sebenarnya

Ayub mengakui bisa saja bersalah, tetapi tuduhan teman-temannya tetap tidak adil.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 19:3

Kadang kita terlalu cepat menghakimi orang lain, apalagi yang sedang susah. Mari kita tunjukkan empati dan dukungan, bukan tuduhan yang berulang-ulang.

Tuhan, ubah hatiku agar tidak suka menghakimi, melainkan mengasihi dan mendukung sesamaku. Amin.