Manusia yang Rendah di Hadapan Allah
Ayub 15:16
Elifas Menegur Ayub: Manusia Tak Mungkin Suci
PerikopElifas Mencerca Ayub · Ayub 15:1-35 →“Betapa lebih rendah lagi manusia, yang berlaku keji dan jahat, yang minum kejahatan seperti air!”Ayub 15:16 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“lebih-lebih lagi orang yang keji dan bejat, yang menghirup kecurangan seperti air.”Ayub 15:16 · TB
Terjemahan Baru
“Apalagi manusia yang bejat dan ternoda, yang meneguk kejahatan seperti air saja.”Ayub 15:16 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“How much more abominable and filthy is man, which drinketh iniquity like water?”Ayub 15:16 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 15:16?
Elifas melanjutkan bahwa manusia lebih rendah lagi daripada malaikat, karena manusia 'minum kejahatan seperti air', artinya melakukan dosa dengan mudah dan terus-menerus, seolah itu hal yang wajar.
Latar belakang
Elifas tetap menyalahkan Ayub
Elifas berargumen bahwa manusia secara fundamental berdosa dan tidak mungkin suci di hadapan Allah. Oleh karena itu, penderitaan Ayub pasti akibat dosanya sendiri.
Di mana
Teman
Di dekat tumpukan abu, tempat Ayub duduk berkabung
Kapan
~1900 SM
Zaman para Bapa Bangsa
Yang berbicara
Elifas
Orang Teman, sahabat Ayub yang tegas, kaku dalam teologi retribusi.
Kepada
Ayub
Orang saleh yang menderita, sedang bergumul dengan pencobaan berat.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אֱנוֹשׁ
enosh · manusia
Manusia yang lemah dan fana, berbeda dengan kata adam yang lebih umum.
זָכָה
zakhah · suci
Bersih, murni, atau bebas dari cacat moral.
צָדַק
tsadaq · benar
Menjadi benar, adil, atau dibenarkan di hadapan Allah.
Enosh menekankan kelemahan manusia, zakhah menyoroti kemurnian yang mustahil dicapai, dan tsadaq adalah status kebenaran yang hanya bisa diberikan Allah. Elifas mencampurkan ketiganya untuk menunjukkan bahwa manusia tidak mungkin benar di hadapan Allah yang maha suci.
Tahukah kamu
Frasa 'minum kejahatan seperti air'
Ungkapan ini menggambarkan betapa alaminya kejahatan bagi manusia, seperti minum air yang merupakan kebutuhan pokok.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 15:16
Mazmur 14:2-3
Kemanusiaan berdosa
“TUHAN memandang dari sorga... tidak ada yang berbuat baik, seorangpun tidak.”
Roma 3:23
Semua manusia berdosa
“Semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah.”
Ayb 4:17
Pertanyaan serupa
“Dapatkah manusia benar di hadapan Allah?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 15:16
✕ Sering dikira
Ayat ini mengajarkan bahwa tidak ada manusia yang bisa diselamatkan.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah pendapat Elifas, bukan pernyataan final dari Allah. Ayub sendiri membantahnya.
✕ Sering dikira
Manusia pada dasarnya sangat jahat sehingga tidak ada harapan.
✓ Yang sebenarnya
Elifas berbicara dari pengalamannya, namun Allah kemudian menyatakan bahwa Ayub benar (Ayb 42:7).
Renungan
Renungan Singkat Ayub 15:16
Kita mungkin tidak menyadari betapa sering kita 'meneguk' dosa dalam keseharian—kebohongan kecil, keegoisan, atau amarah. Mari kita periksa hidup kita dan minta Roh Kudus untuk mengubah kebiasaan buruk menjadi buah kebenaran.
Bapa, tolong aku untuk tidak terbiasa dengan dosa; ubahkan hatiku agar rindu melakukan kehendak-Mu. Amin.