Manusia rapuh, busuk seperti kain
Ayub 13:28
Ayub Memohon Pembelaan di Hadapan Allah
“Manusia menjadi rusak seperti benda yang busuk, seperti pakaian yang dimakan oleh ngengat.””Ayub 13:28 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan semuanya itu terhadap orang yang sudah rapuh seperti kayu lapuk, seperti kain yang dimakan gegat!"”Ayub 13:28 · TB
Terjemahan Baru
“Maka aku menjadi rapuh seperti kayu yang busuk; seperti kain dimakan ngengat aku menjadi lapuk.”Ayub 13:28 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And he, as a rotten thing, consumeth, as a garment that is moth eaten.”Ayub 13:28 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 13:28?
Ayub menggambarkan manusia sebagai sesuatu yang cepat rusak dan busuk, seperti pakaian yang dimakan ngengat. Ini menyoroti kerapuhan dan kefanaan hidup manusia, yang bisa hancur dan hilang tanpa bekas, terutama saat menderita.
Latar belakang
Ayub menggambarkan kerapuhan manusia
Ayub sedang berdialog dengan tiga temannya yang menghakimi penderitaannya. Ia menekankan bahwa manusia itu rapuh dan mudah hancur, seperti benda busuk atau pakaian yang dimakan ngengat, untuk menunjukkan betapa tidak berdayanya ia di hadapan Allah.
Di mana
Tanah Uz
Di tempat abu, di luar kota · siang hari
Kapan
~2000 SM
Zaman para leluhur
Yang berbicara
Ayub
Orang saleh yang menderita, ~70 tahun
Kepada
Teman-teman Ayub
Elifas, Bildad, Zofar, penasihat yang menuduh
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בָּלָה
balah · rusak
menjadi usang, layu, atau membusuk
רִקָּבוֹן
riqqabon · benda yang busuk
kebusukan, pembusukan, mayat yang membusuk
עָשׁ
ash · ngengat
ngengat atau cacing yang merusak kain
Ayub memakai tiga kata Ibrani yang sama-sama berarti 'membusuk' (balah, riqqabon, dan ash) untuk menegaskan kemutlakan kerapuhan manusia: tubuh kita akan hancur, baik secara alami maupun cepat, seperti kain yang dimakan ngengat. Ini memperdalam rasa frustrasinya: Allah seolah mengejar sesuatu yang sudah hancur.
Tahukah kamu
Pakaian dimakan ngengat
Di zaman Alkitab, pakaian dari wol atau linen mudah dimakan ngengat di iklim lembab. Ini gambaran yang akrab bagi pendengar, menunjukkan kehancuran yang alami dan cepat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 13:28
Mazmur 103:14
mengingat kerapuhan manusia
“Sebab Dia sendiri tahu apa kita ini, Dia ingat bahwa kita ini debu.”
Yesaya 50:9
ngengat memakan pakaian
“Sesungguhnya, Tuhan ALLAH menolongku; siapakah yang akan menyatakan aku bersalah? Lihat, mereka semuanya akan menjadi usang seperti pakaian, ngengat akan memakan mereka.”
Ayub 4:19
manusia seperti ngengat
“Lebih-lebih lagi mereka yang diam dalam rumah tanah liat, yang dasarnya dalam debu, yang mati diinjak seperti ngengat.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 13:28
✕ Sering dikira
Ayub mengutuk keadaannya dan kehilangan harapan.
✓ Yang sebenarnya
Ayub sedang berbicara tentang kerapuhan fisik manusia, bukan kehilangan iman. Ayat 15 menunjukkan ia tetap berharap pada Allah, meski menyadari bahwa tubuhnya hancur.
✕ Sering dikira
Ayub menyamakan dirinya dengan pakaian busuk, berarti ia menganggap dirinya berdosa.
✓ Yang sebenarnya
Ayub menggunakan gambaran kerusakan fisik, bukan moral. Ia tidak mengaku dosa di sini; ia mempertanyakan mengapa Allah menghancurkan orang yang benar.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 13:28
Kita sering hidup seolah-olah kita akan ada selamanya di dunia ini. Kesadaran akan kerapuhan hidup seharusnya membuat kita lebih bersyukur, lebih berharga, dan lebih fokus pada hal-hal kekal. Jangan buang waktu untuk hal-hal yang sementara.
Ya Allah, ajari aku menghargai setiap hari yang Kau beri, dan memakai hidupku yang singkat ini untuk hal-hal yang berarti bagi kekekalan. Amin.