Ayub menyiapkan pembelaannya

Ayub 13:18

Ayub menantang Allah dan kawan-kawannya

Lihatlah, aku sudah menyiapkan perkaraku. Aku tahu bahwa aku akan ada di sisi yang benar.

Ayub 13:18 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 13:18?

Ayub menyatakan keyakinannya bahwa ia telah menyiapkan pembelaannya dengan baik dan ia tahu dirinya benar. Ia siap untuk dibuktikan salah, tetapi ia yakin akan kebenarannya.

Latar belakang

Ayub menyatakan kepastiannya

Ayub telah mendengar tuduhan kawan-kawannya dan sekarang menegaskan bahwa dia telah menyiapkan perkaranya sendiri. Dia yakin akan dibenarkan, walaupun dia juga mengakui bahwa jika ada yang menuduhnya, dia akan diam dan mati.

Di mana

Tanah Us

Di tempat abu, di luar rumah

Kapan

~1700 SM

Zaman para bapa bangsa

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub kehilangan segalanya (pasal 1-2)
Tantangan-tantangan terhadap kawan-kawan
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ayub

orang saleh yang menderita, ~70 tahun

T

Kepada

Tiga sahabat (Elifas, Bildad, Zofar)

teman yang menghakimi Ayub

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מִשְׁפָּטִי

misypati · perkaraku

keputusan hukum, hak, atau tuntutan yang diajukan di pengadilan

עָרַכְתִּי

'arakhti · menyiapkan

mengatur atau menyusun dengan hati-hati, seperti menyusun roti di atas meja

צֶדֶק

tsedeq · benar

kebenaran atau keadilan dalam pengertian hubungan yang benar dengan Allah

Ketiga kata ini menunjukkan bahwa Ayub bukan sekadar berharap, tetapi dia benar-benar yakin berdasarkan hubungannya dengan Allah. Dia mengatur argumennya dengan teliti dan tahu bahwa kebenaran akan menang.

Tahukah kamu

Ayub memakai istilah hukum

Kata yang diterjemahkan 'perkaraku' sebenarnya merupakan istilah hukum: Ayub sedang menyusun argumen untuk dibawa ke pengadilan ilahi, seperti seorang terdakwa yang menyiapkan pembelaan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 13:18

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 13:18

✕  Sering dikira

Berarti Ayub merasa dirinya sempurna dan tanpa dosa.

✓  Yang sebenarnya

Ayub tidak mengklaim tanpa dosa, tetapi dia percaya bahwa dalam kasus ini dia tidak bersalah atas tuduhan kawan-kawannya.

✕  Sering dikira

Ayub menuntut Allah untuk membenarkan dia secara legal.

✓  Yang sebenarnya

Ayub dalam iman menantikan pembenaran dari Allah, bukan menuntut hak secara legal sebagai manusia yang berdosa.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 13:18

Ada saatnya kita perlu berdiri teguh pada keyakinan yang benar. Namun, kita juga harus rendah hati untuk menerima koreksi jika ternyata kita salah. Ayub mengajarkan keseimbangan antara keyakinan dan kerendahan hati.

Ya Tuhan, berikan aku kebijaksanaan untuk tahu kapan harus berdiri teguh dan kapan harus mendengar. Amin.