Telinga Mengecap, Lidah Mencicip
Ayub 12:11
Belajar Membedakan dengan Indra
PerikopAyub Mengakui Kekuasaan dan Hikmat Allah · Ayub 12:1-25 →“Bukankah telinga menguji kata-kata, seperti langit-langit mulut mencicip makanan?”Ayub 12:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Bukankah telinga menguji kata-kata, seperti langit-langit mencecap makanan?”Ayub 12:11 · TB
Terjemahan Baru
“Seperti lidahku suka mengecap makanan yang nyaman, begitulah telingaku suka mendengar perkataan.”Ayub 12:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Doth not the ear try words? and the mouth taste his meat?”Ayub 12:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 12:11?
Ayub menggunakan metafora: seperti telinga menguji kata-kata dan langit-langit mencicipi makanan, demikian manusia perlu menguji apa yang didengar dan dikatakan. Ini adalah ajakan untuk bijak dalam menilai perkataan.
Latar belakang
Uji Segala Sesuatu
Ayub memakai analogi telinga dan lidah untuk menyatakan bahwa kita harus menguji perkataan seperti mencicipi makanan. Ini kritik halus: sahabat-sahabatnya hanya mengulang dogma tanpa benar-benar 'mengecap' kebenaran.
Di mana
Tanah Uz
Lanjutan dialog di tempat abu
Kapan
~2000 SM
Zaman Para Leluhur
Yang berbicara
Ayub
Orang saleh yang menderita berat, ~60 tahun
Kepada
Ketiga Sahabat
Mereka menganggap diri bijak karena lebih tua
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בָּחַן
bachan · menguji
Memeriksa, menguji, atau mencoba untuk mengetahui kualitas.
מִלִּין
millin · kata-kata
Ucapan, kata-kata, atau perkataan.
טָעַם
ta'am · mencicip
Mengecap, merasakan, atau menilai.
Bachan berarti menguji seperti logam: membedakan yang murni dari yang palsu. Kata-kata perlu diuji dengan lidah rohani, bukan diterima mentah-mentah.
Tahukah kamu
Lidah Mengecap, Telinga Menguji
Dalam budaya kuno, pencicip makanan adalah profesi penting untuk mendeteksi racun. Ayub memakai gambaran ini untuk menunjukkan bahwa kita perlu selektif terhadap nasihat yang masuk.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 12:11
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 12:11
✕ Sering dikira
Ayat ini berarti semua pendapat sama validnya.
✓ Yang sebenarnya
Ayub menekankan diskriminasi dan kejelian, bukan relativisme.
✕ Sering dikira
Telinga dan lidah hanya kiasan puitis.
✓ Yang sebenarnya
Perumpamaan ini mengajarkan proses aktif, bukan sekadar mendengar pasif.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 12:11
Sebelum menerima atau menyebarkan informasi, biasakan untuk 'mencicipi' dan mengujinya dengan kebenaran. Jangan mudah percaya pada kata-kata yang belum jelas kebenarannya.
Tuhan, berikan aku kebijaksanaan untuk menguji setiap perkataan yang kudengar dan kuucapkan, agar aku hidup dalam kebenaran-Mu. Amin.