Buang jauh-jauh kejahatan

Ayub 11:14

Hikmat Allah vs Kefasikan Manusia

PerikopNasihat Zofar Supaya Ayub Merendahkan Diri di Hadapan Allah · Ayub 11:1-20 →
“Jika kamu membuang jauh-jauh kesalahan yang ada di tanganmu, dan tidak membiarkan kejahatan tinggal di dalam kemah-kemahmu,”

Ayub 11:14 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 11:14?

Ayat ini mengajak untuk mempersiapkan hati dan mengulurkan tangan kepada Allah. Ini berarti memperbaiki hubungan dengan Allah, mengakui dosa, dan bersedia menerima bimbingan-Nya.

Latar belakang

Pembersihan total dari dosa

Zofar melanjutkan syaratnya: Ayub harus membuang jauh-jauh segala kesalahan yang ada di tangannya dan tidak membiarkan kejahatan tinggal di kemahnya. Ini adalah bahasa yang sangat konkret tentang menyingkirkan dosa secara radikal dari kehidupan.

Di mana

Tanah Us

Lokasi tidak spesifik, mungkin di dekat timbunan abu tempat Ayub duduk

Kapan

~2000 SM

Zaman para Bapa

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ayub menderita hebat
Ayub diuji lebih jauh
Kamu di sini
Z

Yang berbicara

Zofar

Sahabat Ayub, orang Naama, penasihat yang keras

A

Kepada

Ayub

Orang saleh yang menderita, sedang berdebat dengan sahabat-sahabatnya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

רָחַק

rachaq · membuang

menjauhkan, mengusir jauh

עָוֹן

avon · kesalahan

kedurjanaan, kesalahan, kejahatan

עַוְלָה

avlah · kejahatan

ketidakadilan, kesesatan

Kata-kata ini menunjukkan dosa sebagai sesuatu yang heterogen dan aktif: bukan hanya kesalahan, tetapi juga ketidakadilan. Dan kita harus menjauhkannya sejauh mungkin, tidak main-main.

Tahukah kamu

Kemah sebagai simbol kehidupan

Di zaman itu, kemah adalah tempat tinggal, jadi 'kejahatan di kemahmu' berarti dosa yang mendarah daging dalam kehidupan sehari-hari.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 11:14

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 11:14

✕  Sering dikira

Mengira ini berarti kita harus sempurna tanpa dosa sebelum datang kepada Allah.

✓  Yang sebenarnya

Ini tentang keseriusan pertobatan, bukan kesempurnaan; kita butuh anugerah.

✕  Sering dikira

Mengira ini hanya soal perbuatan luar, bukan hati.

✓  Yang sebenarnya

Tangan dan kemah metaforis mewakili seluruh kehidupan, termasuk hati.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 11:14

Sebelum berdoa atau mengambil keputusan, kita bisa meluangkan waktu untuk memeriksa hati. Apakah ada hal yang menghalangi hubungan kita dengan Allah? Mari kita datang kepada-Nya dengan hati yang siap dan tangan terbuka.

Bapa, persiapkan hatiku untuk selalu dekat dengan-Mu dan ulurkan tangan-Mu untuk menuntunku setiap hari. Amin.