Menuju Negeri Kegelapan
Ayub 10:21
Keluhan Ayub di Hadapan Allah
“sebelum aku pergi, dan tidak akan kembali lagi, ke negeri kegelapan dan bayang-bayang kematian,”Ayub 10:21 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“sebelum aku pergi, dan tidak kembali lagi, ke negeri yang gelap dan kelam pekat,”Ayub 10:21 · TB
Terjemahan Baru
“Tak lama lagi aku pergi dan tak kembali, menuju negeri yang gelap dan suram sekali,”Ayub 10:21 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Before I go whence I shall not return, even to the land of darkness and the shadow of death;”Ayub 10:21 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 10:21?
Ayub menggambarkan kematian sebagai perjalanan ke negeri kegelapan dan bayang-bayang maut, dari mana tidak ada kembali. Ini menunjukkan pandangannya tentang kematian yang suram, tanpa harapan.
Latar belakang
Bayangan Kematian
Ayub menggambarkan kematian sebagai negeri yang gelap dan kacau, tanpa harapan kembali. Ia merasa akan segera pergi ke sana, dan tidak ada jalan pulang.
Di mana
Tanah Uz
Di tengah penderitaan, mungkin di luar kota
Kapan
~2000 SM
Zaman Para Leluhur
Yang berbicara
Ayub
orang saleh yang menderita berat
Kepada
Allah
Tuhan yang kepadanya Ayub mencurahkan isi hati
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הָלַךְ
halak · pergi
pergi, berjalan, meninggalkan
חֹשֶׁךְ
choshek · kegelapan
kegelapan, gelap gulita
צַלְמָוֶת
tsalmavet · bayang-bayang
bayang-bayang maut, kegelapan yang dalam
Ayub memakai kata 'tsalmavet' yang sangat kuat, menggambarkan kematian sebagai tempat yang sangat mengerikan. Kata 'pergi' menunjukkan bahwa ini adalah perjalanan final, tidak bisa kembali.
Tahukah kamu
Nama Tempat Kegelapan
Ungkapan 'bayang-bayang kematian' dalam bahasa Ibrani adalah 'tsalmavet', yang bisa juga berarti 'kegelapan yang pekat'. Ini bukan sekadar ketiadaan cahaya, tapi kengerian yang nyata.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 10:21
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 10:21
✕ Sering dikira
Ayub menggambarkan neraka.
✓ Yang sebenarnya
Ayub berbicara tentang kematian dan dunia orang mati (sheol), bukan neraka dalam pengertian kekal.
✕ Sering dikira
Ayub tidak percaya pada kehidupan setelah mati.
✓ Yang sebenarnya
Ayub tidak menyangkal adanya kehidupan setelah mati, tapi ia melihat kematian sebagai kepergian yang tidak kembali ke dunia ini.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 10:21
Kematian memang sesuatu yang serius, tetapi bagi orang percaya, ada pengharapan akan hidup kekal. Jangan takut akan kematian, tetapi jalani hidup dengan penuh syukur.
Tuhan, tolong aku untuk tidak takut pada kematian, tetapi percaya pada janji-Mu tentang kehidupan kekal. Amin.