Saat langit dibentangkan

Amsal 8:28

Hikmat Berbicara

PerikopHikmat Menceritakan Kisahnya · Amsal 8:1-36 →
“ketika Dia menetapkan awan-awan di atas, ketika Dia menderaskan pancuran mata air samudra,”

Amsal 8:28 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Amsal 8:28?

Hikmat ada ketika Allah menetapkan awan dan sumber air samudra, mengatur siklus air. Ini menegaskan bahwa hikmat Allah mengendalikan alam semesta, termasuk hal-hal yang tampak acak seperti cuaca.

Latar belakang

Hikmat hadir saat penciptaan

Hikmat menggambarkan dirinya ada di sisi Allah saat menciptakan langit dan menetapkan awan. Ini menunjukkan bahwa hikmat sudah ada sebelum dunia dijadikan.

Di mana

Yerusalem

Konteks kosmik, sebelum penciptaan bumi

Kapan

~950 SM

Zaman Raja Salomo

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penciptaan alam semesta
Kejatuhan manusia
Kamu di sini
H

Yang berbicara

Hikmat

Personifikasi hikmat ilahi, perempuan

A

Kepada

Anak-anak manusia

Semua orang yang mau mendengar

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שְׁחָקִים

shechaqim · awan-awan

Awan tipis atau debu halus yang tersebar di langit

אָמֵץ

amets · menetapkan

Menguatkan, membuat kokoh

מִמַּעַל

mima'al · di atas

Dari atas, di tempat yang tinggi

Kata-kata ini menunjukkan bahwa hikmat terlibat dalam tindakan penciptaan yang kuat dan presisi, menetapkan langit dengan kokoh.

Tahukah kamu

Awan dalam Alkitab

Dalam bahasa Ibrani, 'awan' (שחק) bisa berarti awan tipis atau debu halus, melukiskan kehalusan ciptaan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 8:28

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Amsal 8:28

✕  Sering dikira

Ayat ini berbicara tentang hikmat sebagai makhluk ciptaan.

✓  Yang sebenarnya

Hikmat ada 'sejak kekekalan' (ay. 23), bukan diciptakan.

✕  Sering dikira

Hikmat hanya saksi, bukan partisipan aktif.

✓  Yang sebenarnya

Kata 'menetapkan' menunjukkan peran aktif dalam penciptaan.

Renungan

Renungan Singkat Amsal 8:28

Jika Allah mengatur awan dan air, Dia pasti mengatur hidup kita. Saat cuaca atau keadaan tidak menentu, percayalah bahwa hikmat Allah sedang bekerja.

Ya Allah, aku percaya bahwa hikmat-Mu mengatur segala sesuatu, termasuk hidupku. Berikan aku ketenangan di tengah ketidakpastian. Amin.