Panggilan untuk Perhatian

Amsal 4:20

Jalan Hikmat dan Jalan Orang Fasik

Anakku, perhatikanlah perkataan-perkataanku; condongkanlah telingamu kepada ucapanku.

Amsal 4:20 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Amsal 4:20?

Ayat ini adalah ajakan untuk memperhatikan perkataan-perkataan hikmat. 'Condongkan telingamu' berarti mendengarkan dengan saksama dan penuh perhatian. Ini menekankan pentingnya menerima nasihat orang tua atau guru dengan serius, bukan sekadar mendengar.

Latar belakang

Seruan untuk Mendengarkan

Setelah menggambarkan dua jalan, penulis kembali memanggil anaknya untuk memperhatikan perkataannya. Ini adalah panggilan untuk serius dan aktif mendengarkan, bukan sekadar mendengar.

Di mana

Yerusalem

Lingkungan pengajaran, mungkin di rumah atau sekolah para nabi

Kapan

~950 SM

Kerajaan Israel Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembangunan Bait Suci
Pembagian Kerajaan
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Amsal (tradisi Salomo)

Raja Salomo, dikenal bijaksana, ~950 SM

A

Kepada

Anakku

Murid yang diajak untuk mendengarkan didikan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

קָשַׁב

qashav · perhatikanlah

Mendengarkan dengan penuh perhatian dan hati yang responsif.

אִמְרָה

imrah · perkataan

Ucapan atau firman yang memiliki otoritas.

אֹזֶן

ozen · telinga

Organ pendengaran, melambangkan penerimaan dan ketaatan.

Ketiga kata ini menekankan bahwa mendengarkan hikmat harus melibatkan seluruh diri, bukan hanya telinga fisik, tetapi juga hati yang taat.

Tahukah kamu

Frasa 'Condongkan Telingamu'

Dalam bahasa Ibrani, ungkapan ini menggambarkan sikap fisik untuk mendekat dan mendengar, menunjukkan intensitas perhatian yang diminta.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 4:20

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Amsal 4:20

✕  Sering dikira

Menganggap ini hanya nasihat umum yang tidak perlu diresponi secara khusus.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah imperatif yang menuntut respons aktif, bukan sekadar informasi.

✕  Sering dikira

Mengartikan 'perkataan' hanya sebagai kata-kata manusia biasa.

✓  Yang sebenarnya

Dalam konteks ini, perkataan adalah ajaran ilahi yang membawa kehidupan.

Renungan

Renungan Singkat Amsal 4:20

Seringkali kita mendengar tapi tidak benar-benar memperhatikan. Hari ini, saat kita membaca Alkitab atau mendengar nasihat, mari kita sungguh-sungguh merenungkannya dan bertanya bagaimana menerapkannya.

Tuhan, buka telingaku untuk mendengar firman-Mu dan berilah aku kerendahan hati untuk menerima nasihat. Amin.