Bersekutu dengan Pencuri
Amsal 29:24
Amsal tentang Pemerintahan dan Kehidupan
“Orang yang berbagi dengan pencuri membenci dirinya; dia mendengar kutukan, tetapi tidak memberitahukannya.”Amsal 29:24 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Siapa menerima bagian dari pencuri, membenci dirinya. Didengarnya kutuk, tetapi tidak diberitahukannya.”Amsal 29:24 · TB
Terjemahan Baru
“Orang yang bekerja sama dengan pencuri, berarti membenci diri sendiri. Kalau ia berterus terang di pengadilan, ia akan dijatuhi hukuman. Tetapi jika ia diam saja, ia akan terkena kutukan Allah.”Amsal 29:24 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Bekerja sama dengan pencuri bagai makan buah simalakama. Karena bila mengaku, engkau dihukum pengadilan, dan bila tidak mengaku, engkau ditimpa hukuman Allah. Engkau akan membenci dirimu sendiri.”Amsal 29:24 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Whoso is partner with a thief hateth his own soul: he heareth cursing, and bewrayeth it not.”Amsal 29:24 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Amsal 29:24?
Bersekongkol dengan pencuri berarti membenci diri sendiri, karena ikut menanggung akibatnya. Jika kita mengetahui kejahatan dan tidak melaporkannya, kita ikut bersalah dan akan menerima hukuman.
Latar belakang
Jangan Bersekutu dengan Pencuri
Salomo memperingatkan bahwa orang yang bekerja sama dengan pencuri merusak diri sendiri; ia mendengar kutukan (sumpah yang diucapkan ketika barang hilang), tetapi tidak mengaku karena takut. Ini menunjukkan keterlibatan dalam kejahatan membawa kehancuran dan kehilangan integritas.
Di mana
Yerusalem
Istana raja, saat mengajar
Kapan
~950 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Salomo
Raja Israel yang bijaksana, penulis banyak Amsal
Kepada
Para putra dan pembaca
Generasi muda dan orang bijak yang mencari petunjuk
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חָלַק
chalaq · berbagi
berbagi bagian, mengambil bagian dalam sesuatu
גַּנָּב
gannav · pencuri
seseorang yang mencuri, pencuri
אָלָה
alah · kutukan
sumpah atau kutuk yang diucapkan untuk mencari pelaku
Berbagi dengan pencuri berarti ikut bertanggung jawab dalam kejahatan; mendengar kutukan tetapi tidak mengaku menunjukkan hati nurani yang mati. Kata 'berbagi' memiliki akar yang sama dengan 'bagian warisan'—terlibat berarti menerima bagian hukuman.
Tahukah kamu
Kutukan dalam Hukum Israel
Dalam Imamat 5:1, ada aturan bahwa jika seseorang menjadi saksi dan tidak memberitahukannya saat mendengar kutukan, ia menanggung kesalahannya. Amsal ini mungkin merujuk pada praktik hukum tersebut, menekankan tanggung jawab untuk berbicara.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 29:24
Imamat 5:1
Kutukan menjadi tanggung jawab
“Apabila seseorang berbuat dosa, yakni jika ia mendengar sumpah serapah, dan ia menjadi saksi, karena ia telah melihat atau mengetahuinya, tetapi ia tidak memberitahukannya, maka ia harus menanggung kesalahannya.”
Amsal 1:10-14
Jangan ikut orang jahat
“Anakku, jika orang berdosa membujuk engkau, janganlah engkau menurut. Jika mereka berkata: Marilah ikut serta... Kita akan mendapat berbagai harta yang berharga, kita akan memenuhi rumah kita dengan barang rampasan;”
Efesus 5:11
Jangan ambil bagian dalam kegelapan
“Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya telanjangilah.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Amsal 29:24
✕ Sering dikira
Mengira ayat ini mengutuk menolong orang yang pernah mencuri tanpa mengetahui.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini berbicara tentang bekerja sama dengan pencuri dengan sadar, bukan menolong orang yang membutuhkan tanpa pengetahuan.
✕ Sering dikira
Berpikir bahwa mendengarkan kutukan tanpa melaporkan hanya masalah pribadi.
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks Israel, menjadi saksi memiliki tanggung jawab hukum dan moral untuk mengungkapkan kebenaran; diam bisa berarti ikut bersalah.
Renungan
Renungan Singkat Amsal 29:24
Kita mungkin tergoda untuk menutup mata terhadap kecurangan kecil di sekitar kita, seperti menggelapkan uang kantor atau menyembunyikan kesalahan teman. Namun, itu sama saja dengan merugikan diri sendiri. Berani bertindak jujur dan melaporkan kejahatan adalah bentuk menjaga diri kita.
Tuhan, berikan kami keberanian untuk menolak kejahatan dan kejujuran untuk melaporkannya, agar kami tidak ikut terjerat. Amin.