Tanpa wahyu, rakyat liar
Amsal 29:18
Pentingnya Wahyu dan Hukum
“Tanpa ada wahyu, rakyat menjadi tidak terkendali, tetapi berbahagialah mereka yang memelihara hukum.”Amsal 29:18 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Bila tidak ada wahyu, menjadi liarlah rakyat. Berbahagialah orang yang berpegang pada hukum.”Amsal 29:18 · TB
Terjemahan Baru
“Bangsa yang tidak mendapat bimbingan dari TUHAN menjadi bangsa yang penuh kekacauan. Berbahagialah orang yang taat kepada hukum TUHAN.”Amsal 29:18 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tanpa petunjuk dari Allah, kacaulah suatu bangsa. Sungguh diberkati Allah setiap orang yang menaati hukum-Nya.”Amsal 29:18 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Where there is no vision, the people perish: but he that keepeth the law, happy is he.”Amsal 29:18 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Amsal 29:18?
Ayat ini menekankan pentingnya petunjuk atau visi dari Allah. Tanpa wahyu atau penglihatan, rakyat menjadi tidak terkendali dan melakukan apa yang mereka mau. Tetapi mereka yang berpegang pada hukum (Taurat) akan berbahagia. Ini mengajarkan bahwa kita membutuhkan bimbingan ilahi untuk hidup dengan benar dan terarah.
Latar belakang
Wahyu sebagai penuntun bangsa
Tanpa wahyu dari Allah, rakyat menjadi tidak terkendali dan liar. Tetapi mereka yang menjaga hukum TUHAN disebut berbahagia, karena wahyu membawa ketertiban dan berkat.
Di mana
Yerusalem
Pengajaran umum, ~950 SM
Kapan
~950 SM
Zaman keemasan Israel
Yang berbicara
Amsal (Salomo)
Raja Israel, pengumpul amsal
Kepada
Pemimpin dan umat
Mereka yang memegang tanggung jawab moral
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חָזוֹן
chazon · wahyu
Penglihatan, pesan dari Allah melalui nabi.
פָּרַע
para · tidak terkendali
Tidak dijaga, tidak diikat, menjadi liar.
תּוֹרָה
torah · hukum
Petunjuk, pengajaran, hukum Allah.
Wahyu (penglihatan ilahi) dan hukum (torah) adalah penjaga yang mencegah masyarakat dari kekacauan. Kebahagiaan bukan sekadar menaati aturan, tetapi hidup dalam terang petunjuk Allah.
Tahukah kamu
Kata "wahyu" dalam Ibrani
Kata חָזוֹן (chazon) berarti "penglihatan" atau "wahyu kenabian". Ini menunjukkan bahwa petunjuk ilahi sangat penting bagi kehidupan bermasyarakat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 29:18
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Amsal 29:18
✕ Sering dikira
Wahyu di sini hanya berarti penglihatan mistis, seperti mimpi.
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks ini, wahyu adalah firman Allah, termasuk hukum Taurat dan pesan para nabi.
✕ Sering dikira
Ayat ini berarti jika suatu bangsa tidak memiliki agama tertentu, otomatis akan kacau.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini berbicara tentang pentingnya prinsip ilahi dan moral, bukan agama tertentu. Bagi Israel, itu adalah Taurat.
Renungan
Renungan Singkat Amsal 29:18
Apakah kamu merasa hidupmu berjalan tanpa arah? Carilah petunjuk dari firman Allah melalui Alkitab dan doa. Ijinkan Allah membimbing langkahmu dan berpeganglah pada prinsip-prinsip-Nya. Ketika kita hidup sesuai dengan kehendak-Nya, kita akan mengalami kebahagiaan dan keteraturan.
Bapa, aku membutuhkan arah dari-Mu. Buka mataku untuk memahami firman-Mu dan berilah aku kerinduan untuk hidup sesuai dengan hukum-Mu, sehingga aku mengalami sukacita dan damai sejahtera. Amin.