Memberi kepada Orang Miskin
Amsal 28:27
Kebijaksanaan dalam Kepemimpinan dan Kehidupan
“Orang yang memberi kepada orang miskin tidak akan kekurangan, tetapi siapa menutup matanya akan mendapat banyak kutukan.”Amsal 28:27 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Siapa memberi kepada orang miskin tak akan berkekurangan, tetapi orang yang menutup matanya akan sangat dikutuki. Amsal 28.28–29.7 97”Amsal 28:27 · TB
Terjemahan Baru
“Siapa memberi kepada orang miskin tidak akan kekurangan. Siapa menutup mata terhadap kebutuhan orang miskin, akan kena kutukan.”Amsal 28:27 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Bila engkau membantu orang miskin, engkau sendiri tidak akan menjadi miskin. Namun bila engkau menutup mata terhadap mereka, engkau pasti dihina.”Amsal 28:27 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“He that giveth unto the poor shall not lack: but he that hideth his eyes shall have many a curse.”Amsal 28:27 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Amsal 28:27?
Ayat ini mengajarkan bahwa memberi kepada orang miskin membawa berkat dan tidak akan kekurangan, sedangkan menutup mata terhadap mereka akan mendapat kutukan. Ini adalah prinsip timbal balik: kemurahan hati mendatangkan kecukupan, tetapi ketidakpedulian mendatangkan kerugian.
Latar belakang
Berkat bagi yang Memberi, Kutuk bagi yang Menutup Mata
Ayat ini mengajarkan bahwa memberi kepada orang miskin tidak akan membuat kita kekurangan, sebaliknya justru mendatangkan berkat. Sebaliknya, menutup mata terhadap kebutuhan sesama akan mendatangkan kutuk.
Di mana
Yerusalem
Istana kerajaan, sedang memberikan ajaran
Kapan
~950 SM
Kerajaan Israel Bersatu
Yang berbicara
Salomo
Raja Israel, terkenal akan hikmatnya, ~950 SM
Kepada
Umat Israel
Orang-orang yang diajar untuk hidup bijak
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נָתַן
natan · memberi
memberi, menaruh, menempatkan
רָשׁ
rash · miskin
miskin, orang yang berkekurangan, lemah secara ekonomi
מַחְסוֹר
machsor · kekurangan
kekurangan, kebutuhan, kemiskinan
Natan (memberi) kepada rash (orang miskin) justru mencegah machsor (kekurangan) bagi si pemberi. Ini bukan logika dunia, tetapi prinsip ilahi bahwa kemurahan hati membuka pintu berkat, sementara ketamakan membawa kutuk.
Tahukah kamu
Prinsip Menuai dan Menabur
Prinsip ini selaras dengan hukum tabur tuai dalam Galatia 6:7. Memberi dengan murah hati ibarat menabur benih yang akan menghasilkan panen berkat, baik di dunia maupun kekal.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 28:27
Amsal 19:17
Memberi = meminjamkan
“Siapa memberi kepada orang miskin, meminjamkan kepada TUHAN, dan Ia akan membalas perbuatannya.”
Ulangan 15:10
Memberi mendatangkan berkat
“Haruslah engkau memberi kepadanya dengan rela, dan janganlah hatimu menjadi sedih apabila engkau memberinya, sebab oleh karena hal itulah TUHAN, Allahmu, memberkati engkau.”
2 Korintus 9:6
Prinsip tabur tuai
“Orang yang menabur sedikit akan menuai sedikit, dan orang yang menabur banyak akan menuai banyak.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Amsal 28:27
✕ Sering dikira
Berpikir bahwa memberi selalu berarti memberi uang dalam jumlah besar.
✓ Yang sebenarnya
Memberi bisa dalam bentuk waktu, tenaga, atau bantuan lain. Yang penting adalah kerelaan hati.
✕ Sering dikira
Menganggap bahwa orang miskin tidak akan pernah kekurangan jika kita memberi, atau bahwa semua orang miskin itu malas.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini berbicara tentang sikap hati pemberi, bukan jaminan bahwa semua orang miskin akan kaya. Kutuk berlaku bagi mereka yang tidak peduli, bukan otomatis pada orang miskin.
Renungan
Renungan Singkat Amsal 28:27
Ajaklah dirimu untuk peka terhadap kebutuhan orang di sekitarmu. Beri dengan sukacita, baik itu materi, waktu, atau perhatian. Saat kamu memberi, kamu tidak akan kekurangan karena Tuhan memelihara orang yang murah hati. Sebaliknya, jangan menutup mata, karena itu akan membawa dampak buruk bagi hidupmu.
Tuhan, buatlah mataku terbuka untuk melihat orang miskin dan berikan aku hati yang rela memberi, agar aku mengalami kecukupan dan berkat-Mu. Amin.