Petani yang tekun menuai roti
Amsal 28:19
Hikmat untuk Hidup Benar
“Siapa mengerjakan tanahnya akan kenyang dengan makanan, tetapi dia yang mengejar kesia-siaan akan kenyang dengan kemiskinan.”Amsal 28:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Siapa mengerjakan tanahnya akan kenyang dengan makanan, tetapi siapa mengejar barang yang sia-sia akan kenyang dengan kemiskinan. Amsal 28.20–27 96”Amsal 28:19 · TB
Terjemahan Baru
“Petani yang bekerja keras akan cukup makanan; orang yang membuang-buang waktu akan berkekurangan.”Amsal 28:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Siapa yang bekerja keras akan puas menikmati hasilnya, tetapi orang yang membuang-buang waktu dengan hal yang sia-sia akan kenyang menikmati kemiskinan.”Amsal 28:19 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“He that tilleth his land shall have plenty of bread: but he that followeth after vain persons shall have poverty enough.”Amsal 28:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Amsal 28:19?
Ayat ini mengajarkan bahwa kerja keras dan tekun mengolah sumber daya yang ada akan mendatangkan kecukupan, sedangkan mengejar hal-hal yang sia-sia atau kosong hanya akan membawa kemiskinan. Intinya, hasil yang nyata berasal dari usaha yang nyata, bukan dari mimpi atau spekulasi.
Latar belakang
Bekerja vs Mengejar Mimpi
Ayat ini membandingkan dua sikap: tekun mengerjakan tanah (kerja nyata) dengan mengejar hal yang sia-sia (mimpi kosong). Konteksnya adalah nasihat tentang etos kerja dan prioritas hidup.
Di mana
Yerusalem
Istana kerajaan, ruang pengajaran
Kapan
~950 SM
Kerajaan Israel bersatu
Yang berbicara
Salomo
Raja Israel, penulis Amsal, terkenal akan hikmatnya
Kepada
Umat Israel
Orang-orang yang diajar untuk hidup bijak
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עָבַד
avad · mengerjakan
Bekerja, mengolah, melayani – kata kerja yang menekankan tindakan aktif
אֲדָמָה
adamah · tanah
Tanah, lahan – berasal dari akar yang sama dengan 'Adam' (manusia)
רִיק
riq · kesia-siaan
Kekosongan, hal yang tidak berharga, sia-sia
Ketiganya membentuk kontras: 'avad' pada 'adamah' menghasilkan berkat, sedangkan 'riq' (kosong) membuat seseorang miskin. Jadi hikmatnya: kerja yang tekun pada realita membawa kepuasan, bukan mengejar hal yang hampa.
Tahukah kamu
Tanah Perjanjian
Di Israel kuno, mengerjakan tanah bukan sekadar pekerjaan, tetapi juga panggilan ilahi untuk mengelola berkat Tuhan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 28:19
Amsal 12:11
Hampir identik
“Siapa mengerjakan tanahnya akan kenyang dengan makanan, tetapi siapa mengejar hal yang sia-sia, kurang akal budi.”
Kejadian 3:19
Konteks kerja
“Dengan bersusah payah engkau akan mencari makananmu dari tanah seumur hidupmu.”
2 Tesalonika 3:10
Prinsip kerja
“Jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Amsal 28:19
✕ Sering dikira
Ayat ini mengajarkan bahwa orang Kristen tidak boleh kaya atau sukses.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini bukan menolak kekayaan, tetapi menekankan cara mendapatkannya (kerja keras vs cara sia-sia).
✕ Sering dikira
'Mengejar kesia-siaan' berarti tidak boleh bermimpi atau punya ambisi.
✓ Yang sebenarnya
Yang dilarang adalah mengejar hal yang tidak bernilai abadi, seperti kekayaan dengan cara curang atau hal yang tidak produktif.
Renungan
Renungan Singkat Amsal 28:19
Evaluasi kembali prioritas kita: apakah kita lebih banyak menghabiskan waktu untuk hal-hal yang tidak produktif seperti media sosial atau gosip, daripada mengerjakan tugas atau tanggung jawab yang sudah ada? Mulailah dengan setia mengerjakan apa yang ada di depan kita, sekecil apa pun.
Tuhan, ajar saya untuk tekun dan setia dalam pekerjaan yang Engkau percayakan, dan jauhkan saya dari mengejar hal-hal sia-sia yang hanya membawa kemiskinan. Amin.