Paulus mengingat perintah tentang kerja
2 Tesalonika 3:10
Perintah Kuno
“Ketika kami masih bersamamu pun, kami memberimu perintah ini: “Jika orang tidak mau bekerja, janganlah ia makan.””2 Tesalonika 3:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab, juga waktu kami berada di antara kamu, kami memberi peringatan ini kepada kamu: jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan.”2 Tesalonika 3:10 · TB
Terjemahan Baru
“Pada waktu kami masih berada di tengah-tengah kalian, kami memberi peraturan ini, "Orang yang tidak mau bekerja, tidak boleh makan."”2 Tesalonika 3:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“karena waktu kita masih bersama, kami sudah mengajarkan, “Orang yang tidak mau bekerja tidak boleh makan.””2 Tesalonika 3:10 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For even when we were with you, this we commanded you, that if any would not work, neither should he eat.”2 Tesalonika 3:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tesalonika 3:10?
Paulus mengingatkan perintah yang telah ia berikan sebelumnya: jika seseorang tidak mau bekerja, maka ia tidak boleh makan. Ini adalah prinsip disiplin dan tanggung jawab, bahwa setiap orang harus berusaha untuk memenuhi kebutuhannya sendiri.
Latar belakang
Perintah Lama yang Terabaikan
Paulus mengingatkan bahwa ketika dia tinggal bersama jemaat, dia sudah memberikan perintah: 'Jika orang tidak mau bekerja, janganlah ia makan.' Perintah ini bukan baru—sudah ada, tapi tampaknya beberapa orang mengabaikannya. Paulus sekarang mengulanginya melalui surat.
Di mana
Tesalonika
Jemaat mengingat percakapan langsung dengan Paulus ketika dia tinggal bersama mereka
Kapan
~51 M
Paulus mengingat-ingatkan tentang perintah yang sudah diberikan saat kunjungannya pertama
Yang berbicara
Paulus
Rasul yang mengingatkan jemaat tentang ajaran mereka menerima sebelumnya
Kepada
Jemaat Tesalonika
Gereja yang sudah menerima perintah ini langsung dari Paulus pada saat kunjungannya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
παρήγγειλλον
parēnggellon · command
memberi perintah/mengarahkan secara resmi (past tense)
ἐργάζομαι
ergazomai · will not work
bekerja/melakukan pekerjaan (negasi menunjukkan menolak untuk bekerja)
ἐσθίω
esthiō · eat
makan/mengonsumsi makanan
Paulus tidak mengatakan 'orang yang tidak bisa bekerja'—dia mengatakan 'orang yang tidak mau bekerja.' Ini soal pilihan, bukan ketidakmampuan.
Tahukah kamu
Asal Perintah 'Tidak Bekerja, Tidak Makan'
Ini adalah adaptasi budaya Paulus dari tradisi Yahudi dan budaya Greco-Roman tentang tanggung jawab sosial. Namun, ini juga paralel dengan kebijaksanaan Proverbia—orang yang malas akan lapar (Proverbia 20:4). Paulus menggabungkan tradisi dengan warisan rohani.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tesalonika 3:10
Proverbia 20:4
Kebijaksanaan tentang konsekuensi kemalasan
“Pemalas tidak membajak waktu membajak musim panen... dan pada waktu menuai dia mencari tetapi tidak ada”
1 Tesalonika 4:11-12
Instruksi Paulus yang sama tentang kerja dalam surat pertama
“...mengerjakan pekerjaan sendiri dan bekerja dengan tanganmu... supaya pergaulanmu jadi baik...”
Proverbia 13:4
Kontras antara malas dan rajin dalam warisan Proverbia
“Jiwa orang malas menginginkan tetapi tidak mendapat apa pun, tetapi jiwa orang yang rajin menjadi kaya”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Tesalonika 3:10
✕ Sering dikira
Perintah ini adalah hukum baru Paulus yang keras dan tidak berbelas kasihan
✓ Yang sebenarnya
Perintah ini sudah Paulus ajarkan sebelumnya dan didukung oleh kebijaksanaan Proverbia
✕ Sering dikira
Perintah ini bermakna gereja harus menolak memberi makan kepada orang yang benar-benar miskin
✓ Yang sebenarnya
Perintah ini ditujukan pada orang yang MAMPU tapi TIDAK MAU bekerja
Renungan
Renungan Singkat 2 Tesalonika 3:10
Prinsip ini relevan untuk mengajarkan kemandirian, baik dalam keluarga maupun masyarakat. Namun, perlu diingat bahwa ini berlaku bagi mereka yang mampu bekerja, bukan untuk mereka yang benar-benar tidak mampu. Mari kita dorong orang untuk bekerja, sambil tetap berbelas kasihan kepada yang lemah.
Tuhan, beri aku semangat untuk bekerja dan tidak bermalas-malasan, serta bijak dalam membantu orang lain. Amin.