Kebenaran Menegakkan Takhta
Amsal 25:5
Amsal Salomo yang Disalin
“Singkirkan orang fasik dari hadapan raja, maka takhtanya akan ditegakkan oleh kebenaran.”Amsal 25:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sisihkanlah orang fasik dari hadapan raja, maka kokohlah takhtanya oleh kebenaran.”Amsal 25:5 · TB
Terjemahan Baru
“Singkirkanlah penasihat-penasihat jahat dari istana, barulah pemerintahan kukuh oleh keadilan.”Amsal 25:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Demikian juga pemerintahan raja: Singkirkan dahulu orang jahat dari pemerintahannya, barulah kekuasaannya akan kokoh karena dia dapat memerintah dengan adil.”Amsal 25:5 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Take away the wicked from before the king, and his throne shall be established in righteousness.”Amsal 25:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Amsal 25:5?
Nasihat untuk tidak mempromosikan diri sendiri di hadapan raja atau pembesar. Lebih baik menunggu diundang naik daripada dipaksa turun karena terlalu percaya diri. Ini adalah ajaran tentang kerendahan hati dan menghormati tata krama di lingkungan istana.
Latar belakang
Pembersihan Istana
Ayat ini melanjutkan metafora dari ayat 4. Raja harus menyingkirkan orang-orang fasik dari lingkungannya. Jika ia melakukan itu, maka takhtanya akan kokoh karena kebenaran. Ini menekankan bahwa keadilan dan kebenaran adalah fondasi pemerintahan yang stabil.
Di mana
Yerusalem
Lingkungan istana · siang hari
Kapan
~950 SM
Kerajaan Israel Bersatu
Yang berbicara
Penulis Amsal (Salomo)
Raja Israel yang bijaksana, ~950 SM
Kepada
Raja dan pembesar
Pemimpin yang bertanggung jawab atas pemerintahan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רָשָׁע
rasha · orang fasik
orang yang bersalah atau jahat secara moral
מֶלֶךְ
melekh · raja
pemimpin tertinggi suatu bangsa
צֶדֶק
tsedeq · kebenaran
keadilan dan kebenaran dalam hubungan sosial
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa keadilan (tsedeq) adalah lawan dari kejahatan (rasha). Raja yang menjauhkan kejahatan akan memiliki pemerintahan yang adil, yang menjadi dasar bagi keteguhan takhta.
Tahukah kamu
Takhta adalah simbol kekuasaan
Dalam dunia kuno, takhta bukan sekadar kursi, tetapi melambangkan otoritas dan legitimasi raja. Takhta yang ditegakkan berarti pemerintahan yang stabil dan diakui.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 25:5
Amsal 16:12
kebenaran menegakkan takhta
“Kekejian bagi raja adalah perbuatan jahat, karena takhta ditegakkan oleh kebenaran.”
Amsal 20:28
takhta dijaga oleh kebaikan
“Kasih dan kesetiaan melindungi raja, dan dengan kasih ia menopang takhtanya.”
Yesaya 9:7
kebenaran dan keadilan
“Pemerintahannya akan bertambah besar, dan damai tidak akan berkesudahan...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Amsal 25:5
✕ Sering dikira
Ini hanya berlaku untuk raja
✓ Yang sebenarnya
Prinsip ini berlaku bagi semua pemimpin, baik di pemerintahan, organisasi, maupun keluarga.
✕ Sering dikira
Menyingkirkan orang fasik berarti membuang orang-orang yang tidak kita sukai
✓ Yang sebenarnya
Ini berbicara tentang menjauhkan orang yang berperilaku jahat dan tidak adil, bukan sekadar perbedaan pendapat.
Renungan
Renungan Singkat Amsal 25:5
Dalam mengejar karier atau posisi, hindari kesan sombong atau memaksa. Biarkan kerja keras dan integritas berbicara. Tuhan bisa mengangkat kita pada waktu-Nya, lebih baik rendah hati daripada dipermalukan.
Tuhan, ajari aku rendah hati dan tidak mengejar kemuliaan diri sendiri. Biarkan Engkau yang mengangkatku sesuai kehendak-Mu. Amin.