Akibat akhir dari mabuk

Amsal 23:32

Hikmat untuk Hidup dan Warisan

Pada akhirnya, ia memagut seperti ular, dan menyemburkan bisa seperti ular beludak.

Amsal 23:32 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Amsal 23:32?

Ayat ini melanjutkan peringatan tentang anggur, menggambarkan akibat akhirnya: seperti gigitan ular dan bisa ular beludak. Ini adalah metafora tentang bahaya yang mengintai di balik kenikmatan yang tampak menyenangkan, yang pada akhirnya menyakitkan dan meracuni.

Latar belakang

Racun di balik anggur

Penulis mengingatkan bahwa anggur yang tampak menyenangkan pada akhirnya menggigit seperti ular berbisa. Ini adalah metafora untuk kehancuran yang diakibatkan oleh mabuk.

Di mana

Yerusalem

Di istana atau sekolah para bijak

Kapan

~950 SM

Kerajaan Israel bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Salomo menjadi raja
Kerajaan terpecah
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Amsal

Orang bijak Israel, ~950 SM

A

Kepada

Anak didik

Kaum muda yang diajar hikmat

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יִשָּׁךְ

yishakh · memagut

Menggigit atau menyengat seperti ular

יַפְרִשׁ

yafrish · menyemburkan

Memancarkan atau mengeluarkan (racun)

רֹאשׁ

rosh · bisa

Racun, juga berarti 'kepala' dalam konteks lain

Kata 'memagut' dan 'menyemburkan' menunjukkan bahwa anggur pada mulanya manis tetapi akhirnya mematikan, seperti racun ular.

Tahukah kamu

Ular beludak di Israel

Ular beludak yang disebut di sini adalah ular berbisa yang umum di Timur Tengah, dikenal karena gigitannya yang mematikan dan cepat.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 23:32

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Amsal 23:32

✕  Sering dikira

Ayat ini berbicara tentang bahaya fisik gigitan ular.

✓  Yang sebenarnya

Ini metafora untuk bahaya mabuk, bukan ular sungguhan.

✕  Sering dikira

Hanya 'anggur campuran' yang berbahaya, anggur biasa tidak.

✓  Yang sebenarnya

Semua anggur yang memabukkan berbahaya jika dikonsumsi berlebihan.

Renungan

Renungan Singkat Amsal 23:32

Apa yang terasa manis pada awalnya bisa menjadi racun di kemudian hari. Kami diingatkan untuk tidak mengabaikan konsekuensi jangka panjang dari pilihan yang tampaknya menyenangkan, karena kadang efek setelahnya jauh lebih buruk dari yang kita bayangkan.

Ya Tuhan, jauhkan aku dari keputusan yang berawal baik namun berakhir hancur; buatlah aku selalu sadar akan akibat dari perbuatanku. Amin.