Tebusan Pengganti

Amsal 21:18

Hikmat Melampaui Kuasa Manusia

“Orang fasik adalah tebusan bagi orang benar, dan pengkhianat sebagai ganti orang jujur.”

Amsal 21:18 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Amsal 21:18?

Ayat ini berbicara tentang prinsip penggantian: orang fasik menjadi tebusan bagi orang benar, artinya dalam rencana Allah, kejahatan orang fasik dapat menjadi sarana untuk menyelamatkan orang benar, meskipun bukan berarti kita boleh berbuat jahat.

Latar belakang

Hukum Penggantian

Ayat ini merupakan bagian dari kumpulan amsal yang menekankan keadilan ilahi. Dalam konteks ini, penulis sedang mengontraskan nasib orang benar dan orang fasik. Orang fasik dapat menjadi sasaran kehancuran yang seharusnya menimpa orang benar, seperti tebusan yang menggantikan nyawa.

Di mana

Yerusalem

Istana Raja, ruang pengajaran

Kapan

~950 SM

Kerajaan Bersatu Israel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembangunan Bait Allah
Pembagian Kerajaan
Kamu di sini
S

Yang berbicara

Salomo

Raja Israel, penulis Amsal, dikenal karena hikmatnya

P

Kepada

Pembaca muda Israel

Mereka yang diajar untuk hidup bijak

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

כֹּפֶר

kopher · tebusan

sesuatu yang menutupi atau menggantikan, seperti bayaran pengganti nyawa

צַדִּיק

tsaddiq · orang benar

orang yang hidup sesuai dengan standar kebenaran Allah

בֹּגֵד

boged · pengkhianat

orang yang tidak setia, curang, atau berkhianat

Ketiga kata ini menunjukkan bahwa orang fasik, yang tidak setia, menjadi pengganti bagi orang benar dalam bencana, tetapi tujuannya bukan sekadar hukum, melainkan keadilan Allah yang memulihkan keseimbangan.

Tahukah kamu

Arah Aliran Sungai

Dalam Perjanjian Lama, konsep tebusan sering dikaitkan dengan hukum penggantian dalam korban, tetapi di sini digunakan secara metaforis untuk menggambarkan keadilan yang memisahkan orang benar dari orang fasik.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 21:18

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Amsal 21:18

✕  Sering dikira

Menganggap ayat ini mengajarkan bahwa orang fasik bisa diselamatkan dengan menjadi tebusan untuk orang benar.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini menggambarkan keadilan Allah dalam mengalihkan bencana dari orang benar kepada orang fasik, bukan tindakan sukarela dari orang fasik.

✕  Sering dikira

Membaca ayat ini sebagai dukungan untuk praktik korban manusia.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini adalah perumpamaan tentang keadilan ilahi, bukan perintah untuk melakukan korban manusia. Orang fasik menjadi 'tebusan' secara pasif.

Renungan

Renungan Singkat Amsal 21:18

Kita bisa bersyukur bahwa Tuhan sanggup memakai situasi sulit sekalipun untuk kebaikan kita. Percayalah bahwa keadilan-Nya akan menegakkan kebenaran pada akhirnya.

Allah yang adil, aku percaya bahwa Engkau akan menegakkan keadilan-Mu. Ajar aku untuk tetap setia dan benar di hadapan-Mu. Amin.