Penjahat Mendengar Bibir Fasik
Amsal 17:4
Ujian Hati dan Nilai Kebijaksanaan
“Seorang penjahat mendengarkan bibir yang fasik; seorang pendusta memberi telinga kepada lidah yang menghancurkan.”Amsal 17:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Orang yang berbuat jahat memperhatikan bibir jahat, seorang pendusta memberi telinga kepada lidah yang mencelakakan.”Amsal 17:4 · TB
Terjemahan Baru
“Orang jahat menuruti saran-saran yang jahat, pendusta suka mendengarkan kata-kata fitnahan.”Amsal 17:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Orang jahat dan pembohong senang mendengar gosip yang menjatuhkan orang lain.”Amsal 17:4 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“A wicked doer giveth heed to false lips; and a liar giveth ear to a naughty tongue.”Amsal 17:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Amsal 17:4?
Orang jahat suka mendengarkan perkataan yang fasik, dan pendusta senang pada lidah yang menghancurkan. Ini menggambarkan sifat alami dari orang yang tidak benar: mereka tertarik pada kejahatan dan perkataan yang merusak, karena hati mereka sudah jahat. Perkataan yang kita dengarkan mencerminkan siapa diri kita.
Latar belakang
Dampak Perkataan terhadap Karakter
Ayat ini menunjukkan bahwa orang jahat cenderung mendengarkan kata-kata yang jahat, sedangkan pendusta senang pada perkataan yang merusak. Ini menekankan bahwa apa yang kita dengar dan sukai mencerminkan kondisi hati kita.
Di mana
Yerusalem
Istana Raja · sekitar 950 SM
Kapan
~950 SM
Kerajaan Bersatu Israel
Yang berbicara
Salomo
Raja Israel, ~40 tahun, penulis Amsal
Kepada
Pembaca umum
Masyarakat Israel yang mencari hikmat
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רָשָׁע
rasha · penjahat
Orang yang bersalah atau jahat, lawan dari orang benar
קָשַׁב
qashav · mendengarkan
Mendengar dengan penuh perhatian dan kesediaan
הַוּוֹת
havvot · menghancurkan
Hal-hal yang merusak atau membinasakan
Ketiga kata ini mengajarkan bahwa kejahatan bukan hanya tindakan, tetapi juga kecenderungan hati yang mencari dan menikmati hal-hal yang merusak. Hati yang jahat akan tertarik pada perkataan yang jahat.
Tahukah kamu
Pendengar yang Cermat
Dalam budaya Ibrani, 'memberi telinga' (natan ozen) adalah ungkapan yang berarti memperhatikan dengan serius. Ayat ini menegaskan bahwa kita menjadi seperti apa yang kita dengar.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 17:4
Amsal 13:20
Pengaruh pergaulan
“Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang.”
Yesaya 29:24
Hati yang berubah
“Orang-orang yang sesat akan mendapat pengertian, dan orang-orang yang bersungut-sungut akan menerima pengajaran.”
Lukas 6:45
Hati yang terpancar
“Orang yang baik mengeluarkan hal-hal yang baik dari perbendaharaannya yang baik, dan orang yang jahat mengeluarkan hal-hal yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Amsal 17:4
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya tentang orang yang jelas-jelas penjahat, bukan tentang kita.
✓ Yang sebenarnya
Ini juga peringatan bagi kita untuk memperhatikan apa yang kita dengarkan, karena itu mengungkapkan keadaan hati kita.
✕ Sering dikira
Mendengarkan orang jahat tidak terlalu berbahaya.
✓ Yang sebenarnya
Ayat menunjukkan bahwa mendengarkan dapat membuat kita semakin terjerumus dalam kejahatan, jadi penting untuk memilih dengan bijak.
Renungan
Renungan Singkat Amsal 17:4
Perhatikan apa yang kamu dengar dan tonton. Jika kita mengisi pikiran dengan hal-hal negatif atau jahat, itu akan memengaruhi karakter kita. Pilihlah untuk mendengarkan hal-hal yang membangun dan benar.
Ya Bapa, jagalah telingaku agar tidak mendengarkan perkataan fasik, dan arahkan hatiku kepada perkataan yang kudus dan membangun. Amin.