Hamba Bijak di Istana
Amsal 14:35
Hikmat untuk Hidup Benar
“Raja berkenan kepada hamba yang berhikmat, tetapi kemurkaannya menimpa orang yang membuat malu.”Amsal 14:35 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Raja berkenan kepada hamba yang berakal budi, tetapi kemarahannya menimpa orang yang membuat malu.”Amsal 14:35 · TB
Terjemahan Baru
“Raja senang kepada pegawai yang cakap; tapi ia marah kepada pegawai yang tak dapat menjalankan tugas.”Amsal 14:35 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Pegawai yang melayani dengan bijaksana akan disenangi oleh raja, tetapi pegawai yang bertindak bodoh akan dimurkai dan dihukum.”Amsal 14:35 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“The king’s favour is toward a wise servant: but his wrath is against him that causeth shame.”Amsal 14:35 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Amsal 14:35?
Ayat ini menggambarkan prinsip kepemimpinan: seorang pemimpin menghargai bawahan yang bijak dan bertanggung jawab, tetapi murka terhadap mereka yang bertindak memalukan. Hikmat dan integritas dihargai, sedangkan kebodohan membawa akibat buruk.
Latar belakang
Integritas di Hadapan Raja
Ayat ini mengajarkan bahwa hamba yang bijak dan cakap akan disayangi raja, sedangkan yang memalukan akan dimurkai. Ini adalah prinsip kepemimpinan dan pelayanan: kualitas karakter menentukan penerimaan di hadapan penguasa.
Di mana
Yerusalem
Istana raja, di ruang pengadilan
Kapan
~950 SM
Kerajaan Israel Bersatu
Yang berbicara
Salomo
Raja Israel, ~950 SM, dikenal karena hikmatnya.
Kepada
Para pegawai istana
Pejabat dan pelayan raja yang perlu bijak dalam melayani.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עֶבֶד
eved · hamba
Pelayan, abdi, orang yang melayani
מַשְׂכִּיל
maskil · berhikmat
Bertindak dengan pengertian, bijaksana, sukses
מֵבִישׁ
mevish · memalukan
Membuat malu, menyebabkan aib
Hikmat (maskil) bukan sekadar pengetahuan, tetapi kemampuan bertindak yang menuai perkenanan. Hamba yang memalukan, sebaliknya, menunjukkan kebodohan yang mendatangkan murka.
Tahukah kamu
Raja dan Hamba
Dalam budaya Timur Dekat kuno, hamba yang bijak bisa naik pangkat dan menjadi penasihat, seperti Yusuf di Mesir atau Daniel di Babel.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 14:35
Amsal 22:29
Kemampuan di hadapan raja
“Apakah engkau melihat orang yang cakap dalam pekerjaannya? Ia akan berdiri di hadapan raja, bukan di hadapan orang yang hina.”
Kejadian 41:38-39
Hamba bijak dihormati
“Lalu Firaun berkata kepada para pegawainya, 'Dapatkah kita menemukan orang seperti ini, yang penuh dengan Roh Allah?'”
Daniel 6:3
Integritas di istana
“Maka Daniel ini melebihi para pejabat tinggi dan para wakil raja itu, karena ia mempunyai roh yang luar biasa.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Amsal 14:35
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya berbicara tentang pekerja duniawi dan tidak relevan bagi kehidupan rohani.
✓ Yang sebenarnya
Prinsip ini berlaku umum: orang yang hidup dengan hikmat Tuhan akan dipercaya dan diberkati, termasuk dalam pekerjaan.
✕ Sering dikira
Hamba yang memalukan hanyalah yang tidak kompeten secara teknis.
✓ Yang sebenarnya
Yang dimaksud adalah perilaku yang membawa aib, seperti tidak jujur atau tidak setia, bukan sekadar kurang terampil.
Renungan
Renungan Singkat Amsal 14:35
Apapun peranmu—di tempat kerja, sekolah, atau keluarga—belajarlah menjadi pribadi yang berhikmat dan dapat dipercaya. Tanggung jawab kecil yang dilakukan dengan baik akan membuka pintu kepercayaan. Hindari sikap yang memalukan, karena itu bisa merusak reputasimu.
Ajari aku, Tuhan, untuk menjadi hamba yang berhikmat dan setia, sehingga aku bisa menjadi berkat bagi orang-orang di sekitarku. Amin.