Firaun mengenal Roh Allah dalam diri Yusuf
Kejadian 41:38
Mimpi Firaun dan Naiknya Yusuf
“Lalu, Firaun berkata kepada para hambanya, “Apakah kita dapat menemukan orang seperti ini, seseorang dengan Roh Allah di dalam dirinya?””Kejadian 41:38 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu berkatalah Firaun kepada para pegawainya: "Mungkinkah kita mendapat orang seperti ini, seorang yang penuh dengan Roh Allah?"”Kejadian 41:38 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu raja berkata kepada mereka, "Tak mungkin kita mendapatkan orang lain yang lebih cocok daripada Yusuf, sebab ia dipimpin oleh Roh Allah."”Kejadian 41:38 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu kata raja kepada para pejabatnya itu, “Nyatalah bahwa tidak ada seorang pun yang bisa menangani persoalan ini lebih baik daripada Yusuf, karena dia dipimpin oleh roh-roh ilahi.””Kejadian 41:38 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Pharaoh said unto his servants, Can we find such a one as this is, a man in whom the Spirit of God is?”Kejadian 41:38 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 41:38?
Firaun menyadari bahwa Yusuf memiliki Roh Allah dalam dirinya, sehingga tidak ada orang lain yang sebijaksana dia. Ini menjadi pengakuan bahwa kebijaksanaan sejati datang dari Allah.
Latar belakang
Raja penyembah berhala mengakui Roh Allah
Pertanyaan Firaun mengejutkan: 'Apakah kita dapat menemukan orang seperti ini, seseorang dengan Roh Allah di dalam dirinya?' Seorang raja Mesir, yang menyembah banyak dewa, mengakui bahwa Yusuf dipenuhi oleh Roh Allah — pengakuan yang luar biasa.
Di mana
Mesir (istana Firaun)
Ruang sidang kerajaan · pengakuan yang mengejutkan
Kapan
~1886 SM
Yusuf di Mesir
Yang berbicara
Firaun
Raja Mesir yang terkesan dengan Yusuf
Kepada
Para hamba Firaun
Pejabat-pejabat istana kerajaan Mesir
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רוּחַ אֱלֹהִים
Ruach Elohim · Roh Allah
Roh Allah; kata yang sama persis digunakan di Kejadian 1:2 untuk Roh yang melayang di atas air saat penciptaan — kekuatan ilahi yang aktif.
בֹּו
bo · di dalam dirinya
Di dalam dirinya; preposisi yang menunjukkan kehadiran internal Roh — bukan hanya di atas atau di sekitar, tapi benar-benar di dalam Yusuf.
אִישׁ כָּזֶה
'ish kazeh · orang seperti ini
Orang seperti ini; Firaun tidak menyebut nama Yusuf tapi mengacu pada kualitas unik yang dimilikinya.
Bahwa Firaun, seorang raja politeis, menggunakan kata 'Ruach Elohim' menunjukkan Allah tidak terbatas pada umat-Nya sendiri dalam menyatakan diri-Nya. Kehadiran Allah dalam Yusuf begitu nyata sehingga bahkan orang yang tidak mengenal-Nya pun bisa melihatnya.
Tahukah kamu
Firaun menyebut 'Roh Allah' bukan roh dewa Mesir
Kata yang digunakan Firaun adalah 'Ruach Elohim' — Roh Allah dalam bahasa Ibrani. Baik Firaun yang bukan orang Ibrani ini menggunakan terminologi teologis yang sama dengan yang digunakan penulis Taurat untuk Roh Allah dalam penciptaan (Kejadian 1:2). Ini sangat mencolok.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 41:38
Yesaya 45:1
Allah bekerja melalui penguasa asing
“Beginilah firman TUHAN kepada yang diurapi-Nya, kepada Koresh, yang tangan kanannya Aku pegang untuk menundukkan bangsa-bangsa di hadapannya.”
Kisah Para Rasul 6:3
pemimpin yang penuh Roh
“Sebab itu, saudara-saudara, pilihlah tujuh orang dari antara kamu yang terkenal baik, dan yang penuh dengan Roh dan hikmat.”
Kisah Para Rasul 6:10
Roh Allah yang memberikan hikmat yang tak terlawan
“Tetapi mereka tidak sanggup melawan hikmat dan Roh yang dengan mana ia berbicara.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 41:38
✕ Sering dikira
"Firaun hanya menggunakan kata-kata basa-basi"
✓ Yang sebenarnya
Penggunaan 'Ruach Elohim' — terminologi teologis yang sangat spesifik — menunjukkan Firaun sungguh-sungguh mengakui sumber kekuatan Yusuf.
✕ Sering dikira
"Firaun sudah percaya kepada Allah Israel"
✓ Yang sebenarnya
Tidak ada bukti Firaun berpindah iman. Tapi dia mengakui realitas Roh Allah dalam diri Yusuf — dua hal yang berbeda. Allah bisa diakui oleh mereka yang belum percaya sepenuhnya.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 41:38
Ketika orang lain melihat kebaikan dan kebijaksanaan dalam hidup kita, itu adalah kesempatan untuk memuliakan Allah. Biarlah hidup kita menjadi saksi bahwa Allah adalah sumber hikmat.
Ya Allah, biarlah Roh-Mu memenuhi hidupku sehingga orang lain melihat Engkau dalam diriku. Amin.