Orang benar membenci dusta

Amsal 13:5

Kebenaran Melawan Dusta

“Orang benar membenci perkataan dusta, tetapi orang fasik memuakkan dan memalukan.”

Amsal 13:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Amsal 13:5?

Orang benar membenci kebohongan dan selalu berkata jujur, sedangkan orang fasik suka berdusta dan perilakunya memalukan serta menjijikkan. Kejujuran adalah ciri orang yang takut akan Tuhan.

Latar belakang

Sikap terhadap Kebenaran dan Dusta

Ayat ini membandingkan orang benar yang membenci dusta dengan orang fasik yang memalukan karena perkataan mereka. Ini menekankan bahwa karakter seseorang tercermin dari bagaimana mereka memperlakukan kebenaran.

Di mana

Yerusalem

Istana raja · siang hari

Kapan

~950 SM

Kerajaan Israel Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembangunan Bait Allah
Pembagian kerajaan
Kamu di sini
S

Yang berbicara

Salomo

Raja Israel, ~40 tahun, dikenal bijaksana

P

Kepada

Pembaca Muda

Orang muda yang haus akan hikmat

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׂנֵא

sane · membenci

Membenci, merasakan permusuhan atau ketidaksukaan yang kuat.

שֶׁקֶר

sheqer · dusta

Kebohongan, kepalsuan, atau hal yang tidak benar.

רָשָׁע

rasha · fasik

Orang yang bersalah, jahat, atau berdosa.

Kontras antara 'membenci' dan 'fasik' menunjukkan bahwa hubungan dengan kebenaran adalah garis pemisah antara orang benar dan fasik; membenci dusta adalah ciri orang benar.

Tahukah kamu

Kata 'memuakkan' yang jarang

Frasa 'memuakkan dan memalukan' diterjemahkan dari kata yang menggambarkan bau busuk atau sesuatu yang menjijikkan, menunjukkan betapa seriusnya dosa dusta.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 13:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Amsal 13:5

✕  Sering dikira

Mengira bahwa orang benar tidak pernah berdusta sama sekali.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini berbicara tentang sikap fundamental yang membenci dusta, bukan kesempurnaan tanpa cela.

✕  Sering dikira

Menganggap semua orang fasik selalu kelihatan memalukan.

✓  Yang sebenarnya

Yang dimaksud adalah bahwa perbuatan fasik, termasuk dusta, akan membawa kehinaan, bukan bahwa mereka selalu malu di hadapan manusia.

Renungan

Renungan Singkat Amsal 13:5

Jujur dalam hal kecil sekalipun, seperti mengakui kesalahan atau tidak melebih-lebihkan cerita. Biarlah karakter jujur menjadi kebiasaan kita, karena itu yang memuliakan Tuhan.

Bapa, tanamkan dalam hatiku kasih akan kebenaran dan benci akan dusta, agar hidupku berkenan kepada-Mu. Amin.