Akhir pemerintahan Salomo
2 Tawarikh 9:31
Kematian Salomo dan Penggantinya
PerikopSalomo Meninggal · 2 Tawarikh 9:29-31 →“Lalu, Salomo dibaringkan bersama leluhurnya dan dikuburkan di kota Daud, ayahnya. Rehabeam, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.”2 Tawarikh 9:31 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian Salomo mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangnya, dan ia dikuburkan di kota Daud, ayahnya. Maka Rehabeam, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.”2 Tawarikh 9:31 · TB
Terjemahan Baru
“Kemudian ia meninggal dan dimakamkan di Kota Daud. Lalu Rehabeam putranya menjadi raja menggantikan dia.”2 Tawarikh 9:31 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And Solomon slept with his fathers, and he was buried in the city of David his father: and Rehoboam his son reigned in his stead.”2 Tawarikh 9:31 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tawarikh 9:31?
Ayat ini menutup kisah pemerintahan Salomo: ia memerintah selama 40 tahun di Yerusalem, lalu meninggal dan dikuburkan di kota Daud, digantikan oleh anaknya, Rehabeam. Ini menandai akhir era keemasan Israel dan awal dari perpecahan kerajaan.
Latar belakang
Kematian Raja dan Awal Perpecahan
Ayat ini mencatat akhir pemerintahan Salomo setelah 40 tahun memerintah. Ia meninggal dan dikuburkan di kota Daud, kemudian digantikan oleh anaknya, Rehabeam, yang kelak menyebabkan pecahnya kerajaan.
Di mana
Yerusalem (kemungkinan lokasi penulisan)
Menulis dalam konteks pasca-pembuangan, merenungkan nasib raja
Kapan
~950 SM
Kerajaan Israel Bersatu
Yang berbicara
Penulis 2 Tawarikh
Sejarawan pasca-pembuangan, menyusun kisah kerajaan Yehuda
Kepada
Pembaca Yahudi
Komunitas pasca-pembuangan, mengenal sejarah nenek moyang
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁכַב
shakav · dibaringkan
Berbaring, beristirahat, eufemisme untuk kematian
אָב
av · leluhurnya
Ayah, nenek moyang, sering menunjuk pada garis keturunan dan warisan
מָלַךְ
malakh · menjadi raja
Memerintah, mengambil alih kekuasaan sebagai raja
Ketiga kata ini bersama-sama menggambarkan transisi kekuasaan: kematian yang alami dan diterima (shakav), sambungan dengan sejarah keluarga (av), dan realitas suksesi (malakh). Ini bukan sekadar kematian, tetapi peralihan dinasti yang penting.
Tahukah kamu
Uniknya Frasa 'Dibaringkan'
Frasa 'dibaringkan bersama leluhurnya' adalah idiom khas Alkitab untuk kematian, tetapi tidak berarti makam yang sama. Penulis Tawarikh sering menggunakannya untuk menekankan akhir hidup setiap raja.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 9:31
1 Raja-raja 11:43
Sama persis
“Lalu Salomo dibaringkan bersama leluhurnya dan dikuburkan di kota Daud, ayahnya.”
1 Raja-raja 14:31
Pola yang sama
“Rehabeam dibaringkan bersama leluhurnya dan dikuburkan di samping leluhurnya di kota Daud.”
Kejadian 25:8
Idiom kematian
“Abraham menghembuskan napas dan mati pada usia lanjut dan dibaringkan bersama leluhurnya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 9:31
✕ Sering dikira
Beberapa beranggapan bahwa 'dibaringkan bersama leluhurnya' berarti Salomo diselamatkan secara rohani dan masuk surga.
✓ Yang sebenarnya
Frasa ini hanya gaya bahasa untuk kematian, tanpa klaim teologis tentang keselamatan.
✕ Sering dikira
Ayat ini sering dianggap mencatat bahwa Salomo 'mati dalam Tuhan' atau berakhir dengan baik secara rohani.
✓ Yang sebenarnya
Penulis Tawarikh mencatat kematian secara netral, tanpa komentar tentang kondisi rohani Salomo; konteks sebelumnya mencatat penyimpangannya.
Renungan
Renungan Singkat 2 Tawarikh 9:31
Semua kepemimpinan dan kesuksesan memiliki akhir. Warisan yang kita tinggalkan bukan hanya apa yang kita capai, tetapi bagaimana kita mempersiapkan generasi berikutnya. Mari kita bijak dalam menyerahkan tongkat estafet kepada mereka.
Tuhan, ajar saya untuk hidup dengan kesadaran bahwa waktu saya terbatas, dan beri saya hikmat untuk mempersiapkan generasi penerus dengan baik. Amin.