Kepemimpinan yang terstruktur

2 Tawarikh 8:10

Salomo Membangun dan Mengatur

PerikopPencapaian Raja Salomo · 2 Tawarikh 8:1-18 →
“Jumlah pemimpin umum Raja Salomo yang memerintah rakyat ada 250 orang.”

2 Tawarikh 8:10 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 8:10?

Ayat ini mencatat jumlah pemimpin yang ditunjuk Salomo untuk mengawasi rakyat, yaitu 250 orang. Mereka adalah pejabat yang bertanggung jawab atas administrasi dan perintah raja, menunjukkan bahwa Salomo memiliki sistem pemerintahan yang terorganisir dan terstruktur.

Latar belakang

Salomo mengorganisir pemerintahan

Ayat ini mencatat jumlah pemimpin utama yang membantu Salomo memerintah rakyat, yaitu 250 orang. Mereka kemungkinan adalah pejabat tinggi yang mengawasi berbagai tugas administratif dan militer.

Di mana

Yerusalem

Dalam catatan sejarah kerajaan

Kapan

~950 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembangunan bait selesai
Kunjungan ratu Syeba
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Tawarikh

Sejarawan imam, pasca-pembuangan

U

Kepada

Umat Yehuda

Komunitas yang kembali dari pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁלִיט

shalit · pemimpin

pejabat yang berkuasa

מֶלֶךְ

melekh · raja

raja

עָם

am · rakyat

umat, bangsa

Kata 'rakyat' mengingatkan bahwa kepemimpinan Salomo untuk melayani umat, bukan hanya untuk dirinya sendiri.

Tahukah kamu

Angka yang berbeda

Dalam 1 Raja-raja 9:23, jumlah pengawas disebut 550, tetapi di sini 250. Perbedaan ini mungkin karena mereka mengawasi kelompok pekerja yang berbeda.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 8:10

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 8:10

✕  Sering dikira

Angka 250 dianggap sebagai jumlah total pegawai negeri Salomo.

✓  Yang sebenarnya

Ini hanya jumlah pemimpin umum, bukan seluruh pegawai.

✕  Sering dikira

Pemimpin-pemimpin ini dianggap sebagai budak atau pekerja paksa.

✓  Yang sebenarnya

Mereka adalah pejabat terhormat, berbeda dari pekerja paksa yang disebut sebelumnya.

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 8:10

Kita dipanggil untuk menjadi pemimpin yang bertanggung jawab dalam setiap lingkup yang dipercayakan kepada kita, sekecil apa pun. Jadilah pemimpin yang melayani, bukan mencari keuntungan sendiri. Ingatlah bahwa kepemimpinan sejati adalah melayani Tuhan dan sesama.

Tuhan, jadikanlah aku pemimpin yang bijaksana dan bertanggung jawab, baik dalam pekerjaan, keluarga, maupun masyaraka. Pakailah aku untuk kebaikan banyak orang. Amin.