Akhir Hidup Manasye

2 Tawarikh 33:20

Rajakah yang Berakhir dengan Damai

PerikopManasye, Raja Yehuda · 2 Tawarikh 33:1-20 →
“Lalu, Manasye dibaringkan bersama nenek moyangnya dan dikuburkan di istananya. Amon, anaknya, menjadi raja sebagai penggantinya.”

2 Tawarikh 33:20 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 33:20?

Manasye meninggal dan dikuburkan di istananya, bukan di makam para raja. Ini mungkin karena dosa-dosanya di masa lalu, namun ia tetap dimakamkan secara layak. Putranya, Amon, menggantikannya sebagai raja.

Latar belakang

Kematian Raja yang Bertobat

Manasye mati dengan damai dan dikubur di istananya, meskipun ia pernah berbuat sangat jahat. Ini menunjukkan rahmat Allah, tetapi juga menubuatkan pemerintahan Amon yang jahat.

Di mana

Yerusalem

Istana Manasye

Kapan

~640 SM

Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Doa Manasye
Amon menjadi raja
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 2 Tawarikh

Sejarawan imam, ~30 tahun, menekankan pertobatan

U

Kepada

Umat Yehuda

Orang-orang yang kembali dari pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁכַב

shakhav · dibaringkan

berbaring untuk tidur atau mati

אֲבֹתָיו

avotav · nenek moyangnya

leluhur atau ayah-ayah

קָבַר

qavar · dikuburkan

menempatkan jenazah ke dalam kubur

Kata 'dibaringkan' adalah idiom untuk kematian, yang menunjukkan bahwa walaupun Manasye telah bertobat, ia tetap mengalami kematian fisik sebagai akibat dosa manusia.

Tahukah kamu

Kuburan Istimewa

Manasye dimakamkan di istana, bukan di pekuburan raja-raja seperti biasanya. Ini mungkin karena dosanya, tetapi juga menunjukkan kasih karunia Allah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 33:20

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 33:20

✕  Sering dikira

Kematian damai berarti semua dosa Manasye dianggap tidak pernah ada.

✓  Yang sebenarnya

Kematian yang damai adalah anugerah, tetapi akibat-akibat dosa tetap tercatat.

✕  Sering dikira

Manasye masuk surga karena pertobatannya, padahal Alkitab tidak mengajarkan konsep ini secara eksplisit.

✓  Yang sebenarnya

Kita tidak tahu setelah kematian, tetapi fokusnya pada pertobatan yang membawa berkat.

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 33:20

Kematian adalah bagian dari kehidupan, tetapi yang terpenting adalah bagaimana kita hidup di hadapan Tuhan. Warisan terbaik yang bisa kita tinggalkan bagi anak-anak kita adalah kehidupan yang beribadah kepada Tuhan, bukan sekadar harta atau jabatan.

Tuhan, ajari aku untuk hidup sedemikian rupa sehingga aku meninggalkan warisan iman yang baik bagi generasi berikutnya. Amin.