Kematian Hizkia yang Terhormat
2 Tawarikh 32:33
Hizkia dan Kesetiaannya
“Kemudian, Hizkia dibaringkan bersama nenek moyangnya dan dikuburkan di pendakian ke pekuburan anak-anak Daud. Seluruh Yehuda dan penduduk Yerusalem memberikan penghormatan kepadanya pada saat kematiannya. Lalu, Manasye, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.”2 Tawarikh 32:33 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian Hizkia mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangnya, dan dikuburkan di pendakian ke pekuburan anak-anak Daud. Pada waktu kematiannya seluruh Yehuda dan penduduk Yerusalem memberi penghormatan kepadanya. Maka Manasye, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.”2 Tawarikh 32:33 · TB
Terjemahan Baru
“Hizkia meninggal, lalu dimakamkan pada bagian tanjakan di tanah pekuburan raja-raja. Seluruh rakyat Yehuda dan Yerusalem memberikan penghormatan yang besar kepadanya pada waktu ia meninggal. Manasye putranya menjadi raja menggantikan dia.”2 Tawarikh 32:33 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And Hezekiah slept with his fathers, and they buried him in the chiefest of the sepulchres of the sons of David: and all Judah and the inhabitants of Jerusalem did him honour at his death. And Manasseh his son reigned in his stead.”2 Tawarikh 32:33 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tawarikh 32:33?
Ayat ini menceritakan kematian Hizkia yang dihormati oleh seluruh Yehuda dan penduduk Yerusalem. Ia dikuburkan di pekuburan anak-anak Daud, dan Manasye anaknya menjadi raja menggantikan dia. Ini menunjukkan bahwa Hizkia meninggal dengan terhormat karena kesetiaannya kepada Tuhan.
Latar belakang
Pemakaman dan Upaya
Hizkia meninggal dan dikuburkan dengan penghormatan dari seluruh Yehuda dan Yerusalem—sebuah tanda penghargaan yang luar biasa. Manasye, putranya, naik takhta menggantikannya, namun kemudian menjadi raja yang jahat.
Di mana
Yerusalem
Pemakaman Hizkia di pekuburan anak-anak Daud
Kapan
~686 SM
Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Penulis Kitab 2 Tawarikh
Sejarawan imam, menyusun sejarah Israel dari sudut pandang teologis.
Kepada
Pembaca Kitab Tawarikh
Komunitas Yehuda pasca-pembuangan, mencari identitas dan harapan.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁכַב
shakhav · dibaringkan
berbaring, tidur; ungkapan untuk kematian dan dikuburkan.
כָּבוֹד
kavod · penghormatan
berat, kemuliaan, kehormatan; tindakan menghormati dan memuliakan.
תַּחַת
tachat · menggantikan dia
di bawah, ganti; menunjukkan suksesi takhta.
‘Kavod’ (penghormatan) menunjukkan bahwa Hizkia menerima kemuliaan yang pantas dari rakyatnya, tetapi ‘shakhav’ (berbaring) mengingatkan akan kefanaan manusia. Suksesi kepada Manasye menegaskan bahwa rencana Allah berlanjut melewati satu generasi.
Tahukah kamu
Penghormatan Khusus
Tawarikh adalah satu-satunya kitab yang mencatat penghormatan umum untuk Hizkia. Ini kontras dengan 2 Raja-raja yang hanya menyebutkan ia dikuburkan, dan menyiratkan penilaian positif atas pemerintahannya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 32:33
2 Raja-raja 20:21
Catatan paralel
“Kemudian Hizkia mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangnya, maka Manasye, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.”
Kejadian 25:8
Kematian orang saleh
“Abraham menghembuskan napas dan mati pada masa tuanya yang baik... dan ia dikumpulkan kepada kaum leluhurnya.”
1 Tawarikh 29:28
Suksesi takhta
“Kemudian Daud mati pada masa tua yang baik... dan Salomo, anaknya, menjadi raja.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 32:33
✕ Sering dikira
Penghormatan berarti Hizkia sempurna dan tanpa dosa.
✓ Yang sebenarnya
Hizkia memiliki keangkuhan, tetapi bertobat; penghormatan diberikan karena kesetiaannya secara keseluruhan.
✕ Sering dikira
Kematian Hizkia adalah akhir dari harapan Yehuda.
✓ Yang sebenarnya
Meskipun Manasye jahat, Allah tetap setia dan menggenapi rencana-Nya.
Renungan
Renungan Singkat 2 Tawarikh 32:33
Akhir hidup yang baik adalah buah dari kehidupan yang setia. Kita tidak bisa memilih bagaimana kita mati, tetapi kita bisa memilih bagaimana kita hidup. Mari jalani hidup dengan penuh kesetiaan kepada Tuhan, agar kita meninggalkan warisan iman bagi generasi berikutnya.
Bapa, berikan aku kebijaksanaan untuk hidup setia kepada-Mu, supaya aku dapat mengakhiri hidupku dengan baik dan menjadi berkat bagi keluargaku dan orang-orang di sekitarku. Amin.