Seruan untuk Mempersembahkan Kurban
2 Tawarikh 29:31
Hizkia Mentahirkan Bait Suci
“Hizkia berkata, “Sekarang, kamu telah menguduskan dirimu bagi TUHAN. Mendekatlah dan bawalah kurban-kurban sembelihan dan kurban-kurban syukur ke bait TUHAN.” Lalu, jemaat membawa kurban-kurban sembelihan dan kurban-kurban syukur. Dan, setiap orang yang rela hati membawa pula kurban bakaran.”2 Tawarikh 29:31 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian berbicaralah Hizkia: "Sekarang kamu telah mentahbiskan dirimu untuk TUHAN. Mendekatlah dan bawalah korban-korban sembelihan dan korban-korban syukur ke rumah TUHAN!" Lalu jemaah membawa korban- korban sembelihan dan korban-korban puji-pujian; setiap orang yang rela hati membawa juga korban-korban bakaran.”2 Tawarikh 29:31 · TB
Terjemahan Baru
“Setelah itu Hizkia berkata, "Karena kalian sekarang sudah dikhususkan untuk TUHAN, maka sebagai persembahan syukurmu, kalian harus membawa kurban ke Rumah TUHAN." Lalu semua orang yang hadir di situ membawa persembahan-persembahan itu, bahkan ada pula yang dengan sukarela membawa binatang-binatang untuk dipersembahkan sebagai kurban bakaran.”2 Tawarikh 29:31 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Then Hezekiah answered and said, Now ye have consecrated yourselves unto the LORD, come near and bring sacrifices and thank offerings into the house of the LORD. And the congregation brought in sacrifices and thank offerings; and as many as were of a free heart burnt offerings.”2 Tawarikh 29:31 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tawarikh 29:31?
Hizkia mengajak umat yang telah menguduskan diri untuk membawa kurban sembelihan dan syukur ke rumah TUHAN, dan mereka merespons dengan membawa kurban bakaran secara sukarela, menunjukkan ketaatan dan kemurahan hati.
Latar belakang
Hizkia Mengundang Jemaat untuk Beribadah
Setelah kurban bakaran habis, Hizkia menyampaikan bahwa jemaat telah dikuduskan dan mengundang mereka untuk membawa kurban sembelihan, syukur, dan bakaran. Ini adalah puncak dari pembaruan ibadah yang dimulai pasal ini.
Di mana
Yerusalem
Di pelataran bait suci, setelah kurban bakaran selesai
Kapan
~715 SM
Kitab Tawarikh
Yang berbicara
Hizkia
Raja Yehuda, ~25 tahun, baru saja memulai reformasi rohani
Kepada
Jemaat Yehuda
Rakyat yang berkumpul di bait suci, baru saja menyaksikan penyembahan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קָדַשׁ
qadash · kudus
menjadi kudus, memisahkan untuk tujuan Allah
נָגַשׁ
nagash · mendekatlah
mendekat, datang dekat, khususnya ke hadapan Allah
בּוֹא
bo · bawalah
masuk, datang, membawa
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa ibadah sejati bukan sekadar rutinitas, melainkan panggilan untuk mendekat kepada Allah dengan hati yang dikuduskan dan membawa persembahan sebagai respons.
Tahukah kamu
Kata 'mendekatlah' dalam bahasa Ibrani
Kata yang dipakai Hizkia ('mendekatlah') sering dipakai untuk mendekat ke hadirat Allah, bukan sekadar datang secara fisik.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 29:31
Mazmur 100:4
Seruan mendekat
“Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, ke pelataran-Nya dengan puji-pujian.”
Ibrani 10:22
Menghadap Allah
“Marilah kita menghadap Allah dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman.”
Imamat 7:11
Jenis kurban syukur
“Inilah hukum tentang kurban keselamatan yang harus dipersembahkan kepada TUHAN.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 29:31
✕ Sering dikira
Menganggap kurban ini hanya untuk orang kaya atau khusus.
✓ Yang sebenarnya
Hizkia mengajak semua jemaat, dan ada kurban yang sesuai kemampuan (lihat Imamat 5:7).
✕ Sering dikira
Mengira 'mendekatlah' berarti datang ke lokasi fisik bait suci saja.
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks ini, itu adalah panggilan rohani untuk menguduskan diri dan beribadah.
Renungan
Renungan Singkat 2 Tawarikh 29:31
Ketika kita telah menguduskan diri, langkah selanjutnya adalah beribadah dan memberi dengan sukarela. Apakah kita memberi kepada Tuhan dengan hati yang rela, bukan karena paksaan?
Tuhan, mampukan aku untuk memberi dengan sukacita dan sukarela kepada-Mu, sebagai respons atas pengudusan-Mu dalam hidupku. Amin.