Laporan Penyelesaian
2 Tawarikh 29:18
Hizkia Memulihkan Ibadah
PerikopKurban-Kurban Penghapus Dosa · 2 Tawarikh 29:18-36 →“Kemudian, mereka datang ke hadapan Raja Hizkia dan berkata, “Seluruh bait TUHAN telah kami tahirkan, juga seluruh mazbah kurban bakaran dengan segala peralatannya dan meja roti sajian dengan segala peralatannya.”2 Tawarikh 29:18 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu masuklah mereka menghadap raja Hizkia dan berkata: "Kami telah mentahirkan seluruh rumah TUHAN, juga mezbah korban bakaran dengan segala perkakasnya dan meja roti sajian dengan segala perkakasnya.”2 Tawarikh 29:18 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu orang-orang Lewi itu melaporkan kepada Raja Hizkia, "Kami sudah selesai menyucikan Rumah TUHAN seluruhnya, termasuk mezbah kurban bakaran, meja untuk roti sajian, dan semua perkakasnya.”2 Tawarikh 29:18 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Then they went in to Hezekiah the king, and said, We have cleansed all the house of the LORD, and the altar of burnt offering, with all the vessels thereof, and the shewbread table, with all the vessels thereof.”2 Tawarikh 29:18 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tawarikh 29:18?
Setelah selesai menahirkan bait, para imam melapor kepada Raja Hizkia bahwa seluruh bait, mezbah, meja roti sajian, dan semua peralatannya telah ditahirkan. Mereka juga menyiapkan peralatan yang dibuang Raja Ahas dan menguduskannya, menunjukkan pemulihan total.
Latar belakang
Aduan Kepada Raja
Setelah selesai menguduskan Bait Allah, para imam dan Lewi datang kepada Raja Hizkia untuk melaporkan bahwa seluruh Bait Allah, mazbah, meja roti sajian, serta semua peralatanya telah ditahirkan. Mereka juga menyebutkan bahwa peralatan yang dinajiskan oleh Raja Ahas telah disiapkan kembali.
Di mana
Yerusalem
Di istana atau dekat Bait Allah · setelah selesai
Kapan
~715 SM
Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Orang-orang Lewi (mungkin diwakili)
para pelayan Bait Allah, setia, ~300 SM
Kepada
Raja Hizkia
raja Yehuda, reformis, ~25 tahun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
טָהַר
taher · ditahirkan
menjadi tahir, bersih secara ritual
מִזְבֵּחַ
mizbeach · mazbah
mezbah, tempat untuk mempersembahkan kurban
כְּלִי
keli · peralatan
alat, perkakas, bejana
Ketiga kata ini menekankan bahwa kekudusan mencakup seluruh aspek ibadah: tempat (mazbah), alat (keli), dan sikap hati (taher). Semua harus dipulihkan agar ibadah layak di hadapan Allah.
Tahukah kamu
Perabot Bait Allah
Meja roti sajian adalah salah satu perabot penting di Bait Allah, tempat roti yang dipersembahkan setiap hari sebagai tanda kehadiran Allah. Peralatannya termasuk cawan, bokor, dan alat lain untuk ibadah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 29:18
Keluaran 30:28
peralatan mazbah
“Dan mezbah untuk kurban bakaran dengan segala perkakasnya, dan bejana pembasuhan dengan alasnya.”
2 Tawarikh 29:19
kelanjutan ayat
“Semua peralatan yang telah dibuang Raja Ahas... telah kami siapkan dan kuduskan.”
Ibrani 9:21
pentahiran peralatan
“Dan juga segala perkakas ibadah dipercikinya dengan darah demikian juga kemah itu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 29:18
✕ Sering dikira
Peralatan yang dinajiskan Ahas dibuang permanen.
✓ Yang sebenarnya
Mereka disiapkan kembali dan dikuduskan, menunjukkan pemulihan total.
✕ Sering dikira
Laporan ini hanya soal kebersihan fisik Bait Allah.
✓ Yang sebenarnya
Konteksnya adalah pemulihan hubungan perjanjian dengan Allah, bukan sekadar kebersihan.
Renungan
Renungan Singkat 2 Tawarikh 29:18
Saat kita selesai dibersihkan, kita perlu melaporkan dan mengakui pekerjaan Tuhan. Ini juga mengingatkan kita untuk memulihkan hal-hal yang pernah rusak atau terabaikan dalam hidup kita, agar semuanya dipakai kembali untuk kemuliaan-Nya.
Ya Allah, terima kasih untuk pemulihan yang Engkau kerjakan. Ajar aku untuk menjaga dan menggunakan apa yang telah Engkau kuduskan bagi kemuliaan-Mu. Amin.