Yehuda Jatuh ke Penyembahan Berhala

2 Tawarikh 24:18

Yehuda Meninggalkan Allah

Mereka mengabaikan bait TUHAN, Allah nenek moyang mereka, dan beribadah kepada patung-patung Dewi Asyera dan berhala-berhala. Karena kesalahan itu, Yehuda dan Yerusalem ditimpa murka.

2 Tawarikh 24:18 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 24:18?

Mereka meninggalkan bait TUHAN dan beribadah kepada dewa Asyera dan berhala, sehingga murka Allah menimpa Yehuda dan Yerusalem. Ini adalah akibat dari penyembahan berhala dan ketidaksetiaan kepada Allah.

Latar belakang

Penyembahan Berhala dan Murka Allah

Mereka meninggalkan bait TUHAN dan beribadah kepada patung Asyera dan berhala-berhala. Akibatnya, murka Allah turun atas Yehuda dan Yerusalem sebagai hukuman.

Di mana

Yerusalem

Di bait TUHAN, yang ditinggalkan

Kapan

~835 SM

Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Yoas mendengar pemimpin
Murka Allah menimpa Yehuda
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Tawarikh

imam-imam pasca-pembuangan, menulis sejarah

P

Kepada

Pembaca Yehuda

umat Israel yang kembali dari pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עָזַב

azav · mengabaikan

meninggalkan, meninggalkan, menelantarkan

אַף

af · murka

kemarahan, kemarahan, hidung

גִּלּוּל

gillul · berhala

berhala, dewa kotoran, patung

Kata 'mengabaikan' (azav) menunjukkan tindakan sadar meninggalkan Allah. 'Murka' (af) menggambarkan kemarahan yang membara. 'Berhala' (gillul) adalah istilah penghinaan, artinya patung yang kotor, bukan sekadar benda biasa.

Tahukah kamu

Asyera, Dewi Kanaan

Asyera adalah dewi kesuburan Kanaan, yang sering dilambangkan dengan tiang kayu atau pohon.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 24:18

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 24:18

✕  Sering dikira

Murka Allah adalah reaksi emosional yang tidak terkontrol

✓  Yang sebenarnya

Murka Allah adalah konsekuensi yang adil dari pelanggaran perjanjian

✕  Sering dikira

Meninggalkan bait tidak berhubungan dengan penyembahan berhala

✓  Yang sebenarnya

Meninggalkan bait berarti meninggalkan Allah dan membuka diri pada berhala

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 24:18

Penyembahan berhala tidak selalu berupa patung, tetapi bisa juga berupa hal-hal yang kita tempatkan di atas Tuhan, seperti uang, karier, atau hubungan. Marilah kita periksa hati kita dan pastikan hanya Tuhan yang menjadi prioritas utama.

Ampuni aku, Tuhan, jika aku memiliki berhala dalam hidupku. Bersihkan hatiku dan jadikan Engkau satu-satunya yang kusembah dan kusandarkan hidupku. Amin.