Raja Diangkat ke Takhta
2 Tawarikh 23:20
Penobatan Yoas
“Sesudah itu, dia mengajak para pemimpin pasukan seratus, para pemuka, para pemerintah rakyat, dan seluruh rakyat negeri itu untuk membawa raja turun dari bait TUHAN. Mereka masuk ke istana raja melalui Pintu Gerbang Atas dan mendudukkan raja di atas takhta kerajaan.”2 Tawarikh 23:20 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sesudah itu ia mengajak para kepala pasukan seratus, para pemuka, para pemerintah rakyat dan seluruh rakyat negeri, lalu membawa raja turun dari rumah TUHAN; mereka masuk ke istana raja melalui pintu gerbang Atas, lalu mendudukkan raja ke atas takhta kerajaan.”2 Tawarikh 23:20 · TB
Terjemahan Baru
“Para perwira, para tokoh masyarakat, para pejabat pemerintah, dan seluruh rakyat mengikuti Yoyada mengarak Raja Yoas dari Rumah TUHAN ke istana. Mereka masuk dari pintu gerbang utama lalu raja duduk di atas singgasana.”2 Tawarikh 23:20 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And he took the captains of hundreds, and the nobles, and the governors of the people, and all the people of the land, and brought down the king from the house of the LORD: and they came through the high gate into the king’s house, and set the king upon the throne of the kingdom.”2 Tawarikh 23:20 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tawarikh 23:20?
Ayat ini menggambarkan prosesi penobatan raja yang baru. Yoyada membawa raja dari bait Allah ke istana melalui Pintu Gerbang Atas, kemudian mendudukkannya di atas takhta kerajaan. Ini menunjukkan bahwa kepemimpinan yang sah berasal dari Allah dan diakui oleh seluruh rakyat.
Latar belakang
Prosesi Penobatan
Setelah pembunuhan Atalya, Yoyada mengumpulkan para pemimpin dan seluruh rakyat untuk mengantar raja dari bait Allah ke istana. Mereka masuk melalui Pintu Gerbang Atas dan mendudukkan raja di atas takhta, menandakan kembalinya pemerintahan yang sah.
Di mana
Yerusalem
Bait Allah hingga istana raja
Kapan
~835 SM
Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Penulis 2 Tawarikh
Sejarawan yang menekankan pentingnya ibadah yang benar
Kepada
Pembaca Alkitab
Orang-orang yang mencari pemahaman sejarah dan rohani
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׂרִים
sarim · pemimpin
para pembesar atau perwira
כִּסֵּא
kisse · takhta
kursi kerajaan atau tempat duduk kekuasaan
יָשַׁב
yashav · mendudukkan
duduk atau membuat seseorang duduk
Kata 'sarim' dan 'kisse' menekankan penobatan sebagai tindakan komunitas yang dipimpin oleh otoritas, bukan sekadar acara simbolis. Duduk di takhta berarti mengambil otoritas.
Tahukah kamu
Pintu Gerbang Atas
Pintu ini mungkin adalah gerbang timur bait yang menghadap istana, menunjukkan hubungan antara ibadah dan pemerintahan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 23:20
1 Raja-raja 1:38-39
Prosesi penobatan
“Lalu imam Zadok, nabi Natan, dan Benaya bin Yoyada, serta orang Kreti dan orang Pleti turun dan menaikkan Salomo ke atas bagal raja. Kemudian mereka membawanya ke Gihon. Imam Zadok mengambil tabung tanduk berisi minyak dan mengurapi Salomo.”
Mazmur 89:14
Takhta dan keadilan
“Keadilan dan hukum adalah tumpuan takhta-Mu, kasih dan kesetiaan berjalan di hadapan-Mu.”
2 Tawarikh 23:3
Amanat raja
“Lalu, seluruh umat itu membuat perjanjian dengan raja di bait Allah.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 23:20
✕ Sering dikira
Penobatan dilakukan dengan tergesa-gesa tanpa perencanaan.
✓ Yang sebenarnya
Yoyada telah mengatur semuanya dengan para pemimpin pasukan sebelumnya.
✕ Sering dikira
Raja diarak langsung ke takhta tanpa urutan tertentu.
✓ Yang sebenarnya
Ada prosesi yang teratur dari bait ke istana melalui gerbang khusus.
Renungan
Renungan Singkat 2 Tawarikh 23:20
Perjalanan dari bait ke istana mengingatkan kita bahwa kepemimpinan yang baik harus dimulai dari hubungan yang benar dengan Allah. Sebelum memimpin orang lain, kita perlu dipimpin oleh Tuhan. Evaluasilah area di mana kita memiliki tanggung jawab—apakah kita sudah melibatkan Tuhan di dalamnya?
Tuhan, jadikanlah aku pemimpin yang berkenan kepada-Mu, dan bimbinglah aku dalam setiap tanggung jawab yang Engkau percayakan, Amin.