Menjarah Tiga Hari

2 Tawarikh 20:25

Perang yang Dimenangkan oleh Pujian

Yosafat dan orang-orangnya datang untuk menjarah barang-barang mereka. Mereka menemukan banyak harta benda pada mayat-mayat itu serta barang-barang berharga. Mereka mengambil semuanya untuk diri mereka sendiri sampai mereka tidak dapat membawanya lagi. Mereka menjarah barang-barang itu selama tiga hari karena jumlahnya amat banyak.

2 Tawarikh 20:25 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 20:25?

Setelah musuh dimusnahkan oleh Tuhan, Yosafat dan orang Yehuda menjarah harta benda mereka selama tiga hari. Ini menunjukkan bahwa Tuhan tidak hanya menyelamatkan mereka, tetapi juga memberikan kekayaan dari musuh mereka sebagai berkat.

Latar belakang

Menjarah Setelah Kemenangan

Setelah TUHAN mengacaukan pasukan Amon, Moab, dan Seir, orang Yehuda menemukan banyak mayat dan harta benda. Mereka menjarah selama tiga hari karena jarahannya sangat banyak.

Di mana

Padang Gurun Yeruel

Di lokasi tewasnya pasukan musuh, dekat Lembah Berkat

Kapan

~850 SM

Kerajaan Terpecah

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Musuh saling menghancurkan
Berkumpul di Lembah Berkat
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Tawarikh

Imam Lewi pasca-pembuangan, menulis sejarah rohani Israel

P

Kepada

Pembaca umum

Umat yang kembali dari pembuangan, mencari identitas

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בָּזַז

bazaz · menjarah

Mengambil barang rampasan perang.

רְכוּשׁ

rekhush · harta benda

Kekayaan, properti, atau harta milik.

פֶּגֶר

peger · mayat-mayat

Jenazah, tubuh yang sudah mati.

Ketiga kata ini menunjukkan kepenuhan kemenangan: musuh mati, harta mereka diambil, dan semuanya menjadi milik Yehuda tanpa syarat.

Tahukah kamu

Harta yang Melimpah

Kata 'menjarah' dalam konteks ini menunjukkan barang berharga seperti perhiasan, pakaian, dan senjata, yang menjadi rezeki bagi Yehuda tanpa harus berperang.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 20:25

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 20:25

✕  Sering dikira

Menganggap menjarah berarti TUHAN menyetujui kekerasan dan keserakahan.

✓  Yang sebenarnya

Jarahan adalah bagian dari cara perang kuno, dan di sini menjadi berkat dari Tuhan, bukan inisiatif manusia.

✕  Sering dikira

Mengira jarahan diambil dari orang yang masih hidup.

✓  Yang sebenarnya

Teks menyatakan mereka menjarah mayat-mayat, yaitu orang yang sudah mati.

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 20:25

Tuhan sanggup mengubah kekalahan menjadi kemenangan dan bahkan memberikan berkat di tengah kesulitan. Saat kita menghadapi masalah, ingatlah bahwa Tuhan dapat memberikan kelepasan yang disertai berkat, bukan hanya sekadar luput dari bahaya.

Tuhan, ajar kami untuk percaya bahwa Engkau sanggup mengubah setiap peperangan kami menjadi kemenangan dan berkat. Amin.