Teguran Sang Pelihat

2 Tawarikh 19:2

Teguran dan Pembaruan Hukum

Lalu, Yehu anak Hanani, si pelihat itu, pergi menemui Raja Yosafat dan berkata kepadanya, “Haruskah engkau menolong orang fasik yang membenci TUHAN dan bersahabat dengan mereka yang membenci Allah? Karena hal itu, TUHAN murka terhadap engkau.

2 Tawarikh 19:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Tawarikh 19:2?

Yehu, seorang pelihat, menegur Yosafat karena membantu orang fasik (Ahab) dan bersahabat dengan mereka yang membenci Tuhan. Teguran ini menunjukkan bahwa Allah tidak berkenan ketika umat-Nya bersekutu dengan kejahatan, dan bahwa tindakan Yosafat itu membawa murka Allah.

Latar belakang

Pertanyaan yang Menohok

Yehu datang menemui Yosafat dan menegurnya dengan keras. Ia mempertanyakan mengapa raja menolong orang fasik dan bersahabat dengan musuh Allah. Teguran ini menyadarkan Yosafat akan kesalahannya.

Di mana

Yerusalem

Di istana, saat Yosafat baru tiba

Kapan

~850 SM

Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kepulangan Yosafat
Reformasi Hukum
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yehu bin Hanani

Pelihat—seperti nabi—yang berani menegur raja

R

Kepada

Raja Yosafat

Raja Yehuda yang saleh namun terkadang bebal

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עָזַר

azar · menolong

menolong, mendukung, membantu

רָשָׁע

rasha · orang fasik

orang jahat, bersalah, tidak benar

קֶצֶף

qetsef · murka

kemarahan, kejengkelan, murka

Menolong orang fasik tidak hanya sebatas membantu, melainkan bersekutu dengan kejahatan. Murka Allah bukan sekadar emosi, melainkan konsekuensi dari pelanggaran perjanjian.

Tahukah kamu

Pelihat vs Nabi

Istilah 'pelihat' (ro'eh) adalah sebutan kuno untuk nabi, menekankan penglihatan rohani. Yehu adalah anak Hanani yang juga pelihat yang menegur Raja Asa, ayah Yosafat.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 19:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 19:2

✕  Sering dikira

Yosafat berdosa besar sehingga Allah menolaknya total.

✓  Yang sebenarnya

Ayat 3 menunjukkan bahwa Allah masih melihat kebaikan dalam dirinya.

✕  Sering dikira

Yehu marah-marah tanpa dasar.

✓  Yang sebenarnya

Tegurannya berdasar pada perintah Allah untuk tidak bersekutu dengan orang fasik.

Renungan

Renungan Singkat 2 Tawarikh 19:2

Mudah untuk berkompromi dengan orang yang tidak sejalan dengan firman Tuhan, apalagi jika mereka menawarkan keuntungan. Namun, Allah memanggil kita untuk setia kepada-Nya dan tidak terikat dengan yang jahat. Evaluasilah hubungan dan kerja sama kita, apakah itu menyenangkan Tuhan atau tidak.

Tuhan, ampunilah aku jika aku pernah bersekutu dengan yang jahat. Tolonglah aku untuk lebih berhati-hati dalam memilih teman dan kerja sama. Amin.