Israel Menolak Raja
2 Tawarikh 10:16
Perpecahan Kerajaan
PerikopKerajaan Salomo Terbagi Dua · 2 Tawarikh 10:1-19 →“Setelah seluruh Israel melihat bahwa raja tidak mendengarkan permintaan mereka, maka rakyat menjawab raja, “Bagian apa yang kami dapat dari Daud? Kami tidak mendapat warisan dari anak Isai itu. Pulanglah ke tendamu masing-masing, hai Israel! Uruslah keluargamu sendiri, hai Daud!” Semua orang Israel pulang ke tendanya”2 Tawarikh 10:16 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Setelah seluruh Israel melihat, bahwa raja tidak mendengarkan permintaan mereka, maka rakyat menjawab raja: "Bagian apakah kita dapat dari pada Daud? Kita tidak memperoleh warisan dari anak Isai itu! Masing-masing ke kemahmu, hai orang Israel! Uruslah sekarang rumahmu sendiri, hai Daud!" Maka pergilah seluruh orang Israel ke kemahnya,”2 Tawarikh 10:16 · TB
Terjemahan Baru
“Ketika rakyat Israel melihat bahwa raja tidak mau mendengarkan mereka, mereka berteriak, "Peduli amat dengan Daud dan keturunannya! Mereka tidak pernah berbuat apa-apa untuk kita. Rakyat Israel, mari kita pulang! Biarkan Rehabeam itu mengurus dirinya sendiri!" Maka pulanglah rakyat Israel,”2 Tawarikh 10:16 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And when all Israel saw that the king would not hearken unto them, the people answered the king, saying, What portion have we in David? and we have none inheritance in the son of Jesse: every man to your tents, O Israel: and now, David, see to thine own house. So all Israel went to their tents.”2 Tawarikh 10:16 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tawarikh 10:16?
Ketika rakyat melihat raja tidak mau mengubah sikapnya, mereka menolak Rehabeam dan menyatakan berhenti setia kepada keluarga Daud, lalu pulang ke tenda masing-masing. Ini merupakan momen perpecahan kerajaan Israel.
Latar belakang
Saat Israel Menolak Daud
Setelah Rehabeam menolak meringankan beban, orang-orang Israel menyatakan kemerdekaan dari keluarga Daud. Mereka memakai kata-kata sindiran 'bagian apa dari Daud' dan mengajak pulang ke tenda masing-masing. Ini adalah momen perpecahan politik yang mengubah sejarah.
Di mana
Sikhem
tempat berkumpul seluruh Israel, di depan raja
Kapan
sekitar 930 SM
Kerajaan Bersatu berakhir
Yang berbicara
Orang-orang Israel
wakil suku-suku utara, kecewa pada pajak
Kepada
Rehabeam
raja Yehuda, putra Salomo, angkuh
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חֵלֶק
chelek · bagian
bagian, warisan, porsi
נַחֲלָה
nachalah · warisan
milik pusaka, tanah warisan
דָּוִד
David · Daud
nama raja, berarti 'yang dikasihi'
Kata 'bagian' dan 'warisan' menunjukkan klaim kepemilikan tanah yang menjadi hak suku-suku. Israel utara menolak tuntutan kerajaan Daud atas mereka, menegaskan kemandirian mereka.
Tahukah kamu
Sindiran Warisan
Ungkapan 'Bagian apa yang kami dapat dari Daud?' mengingatkan pada peribahasa kuno 'setiap orang ke tendanya, hai Israel' yang juga dipakai saat pemberontakan Sheba (2Sam 20:1).
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 10:16
1 Raja-raja 12:16
paralel
“Maka seluruh Israel melihat bahwa raja tidak mendengarkan permintaan mereka, lalu rakyat menjawab raja: 'Bagian apakah yang kami dapat dari Daud?'”
2 Samuel 20:1
sindiran serupa
“Kita tidak mendapat bagian dari Daud, dan tidak mendapat warisan dari anak Isai itu!”
Mazmur 78:67-68
penjelasan ilahi
“Ia menolak kemah Yusuf, dan suku Efraim tidak dipilih-Nya, tetapi memilih suku Yehuda dan gunung Sion yang Ia kasihi.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 10:16
✕ Sering dikira
Menganggap 'Israel' di sini berarti seluruh bangsa termasuk Yehuda.
✓ Yang sebenarnya
Istilah 'Israel' di sini merujuk pada suku-suku utara yang kemudian menjadi Kerajaan Israel.
✕ Sering dikira
Mengira pemisahan ini murni karena kesalahan Rehabeam.
✓ Yang sebenarnya
Alkitab mencatat hal ini terjadi karena keputusan Allah untuk menepati firman-Nya tentang Yerobeam.
Renungan
Renungan Singkat 2 Tawarikh 10:16
Kesombongan dan sikap tidak mau mendengar dapat menyebabkan perpecahan dan kehilangan dukungan. Dalam hubungan sehari-hari, kita perlu belajar mendengarkan dan menghargai orang lain, agar tidak memecah belah.
Tuhan, ajar aku untuk menghargai orang lain dan menjaga persatuan, bukan memisahkan diri karena ego. Amin.