Mefiboset Merendah di Hadapan Raja

2 Samuel 9:8

Kebaikan Daud kepada Mefiboset

PerikopKebaikan Daud terhadap Keluarga Saul · 2 Samuel 9:1-13 →
“Mefiboset bersujud dan berkata, “Siapakah hambamu ini sehingga engkau memperhatikan anjing mati seperti aku?””

2 Samuel 9:8 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Samuel 9:8?

Mefiboset merendahkan diri, menyebut dirinya 'anjing mati' karena merasa tidak layak menerima kebaikan Daud. Ini menunjukkan kesadaran akan kelemahannya dan ketidaklayakannya, namun Daud tetap memilih untuk menunjukkan kasih.

Latar belakang

Mefiboset Merendahkan Diri

Mefiboset tidak menyangka akan diberi perlakuan sebaik itu. Ia bersujud lagi dan menyebut dirinya 'anjing mati', ungkapan yang menunjukkan betapa ia merasa tidak layak.

Di mana

Istana Raja di Yerusalem

Ruang pertemuan, siang hari

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Daud menjadi raja
Kematian Daud
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Mefiboset

Cucu Saul, ~20 tahun, cacat kaki

D

Kepada

Daud

Raja Israel, ~40 tahun, mantan gembala

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

כֶּלֶב

kelev · anjing

Anjing, sering dipakai sebagai hinaan atau gambaran orang najis.

מֵת

met · mati

Mati, tidak bernyawa, atau tidak berguna.

עֶבֶד

eved · hambamu

Hamba, budak, atau pelayan yang berbakti.

Gabungan 'anjing mati' dan 'hamba' menunjukkan bahwa Mefiboset menganggap dirinya tidak berharga, tetapi Daud justru mengangkatnya menjadi seperti anak.

Tahukah kamu

Anjing di Alkitab Bukan Peliharaan

Pada zaman itu, anjing sering dianggap najis dan liar, sehingga menyebut diri 'anjing mati' adalah bentuk kerendahan hati yang ekstrem.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 9:8

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Samuel 9:8

✕  Sering dikira

Mefiboset menunjukkan kesopanan yang berlebihan, tetapi sebenarnya ia sombong dalam hati.

✓  Yang sebenarnya

Perkataannya lahir dari perasaan rendah diri yang tulus, bukan basa-basi.

✕  Sering dikira

Daud tidak peduli dengan perasaan Mefiboset dan langsung memerintahkannya makan di meja.

✓  Yang sebenarnya

Daud mendengar dan menjawab dengan lembut, tetapi tanggapannya justru memperkuat posisi Mefiboset.

Renungan

Renungan Singkat 2 Samuel 9:8

Sering kali kita merasa tidak layak menerima kasih atau kesempatan. Namun, seperti Daud, Tuhan tetap mengasihi kita tanpa syarat. Mari belajar menerima kasih dengan rendah hati dan bersyukur.

Ya Tuhan, ampuni kami yang sering merasa tidak layak; ingatkan kami bahwa kasih-Mu tidak bergantung pada kelayakan kami. Amin.