Uza mati memegang tabut
2 Samuel 6:7
Tabut TUHAN dibawa ke Yerusalem
“Murka TUHAN bangkit terhadap Uza, dan Allah membunuhnya di sana karena kecerobohannya. Dia mati di sana, di dekat tabut Allah itu.”2 Samuel 6:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka bangkitlah murka TUHAN terhadap Uza, lalu Allah membunuh dia di sana karena keteledorannya itu; ia mati di sana dekat tabut Allah itu.”2 Samuel 6:7 · TB
Terjemahan Baru
“Pada saat itu juga TUHAN Allah menjadi marah kepada Uza, karena perbuatannya itu merupakan penghinaan kepada TUHAN. Uza dibunuh-Nya di tempat itu, di dekat Peti Perjanjian.”2 Samuel 6:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Karena kesalahan Uza, TUHAN sangat marah kepadanya dan langsung membunuh dia di tempat itu juga. Uza meninggal di sisi peti perjanjian TUHAN.”2 Samuel 6:7 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the anger of the LORD was kindled against Uzzah; and God smote him there for his error; and there he died by the ark of God.”2 Samuel 6:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Samuel 6:7?
Ketika Uza menyentuh Tabut Allah untuk menstabilkannya karena sapi-sapi terpeleset, murka TUHAN bangkit dan membunuhnya di tempat. Ini menunjukkan bahwa kekudusan Allah tidak bisa dilanggar, meskipun niatnya baik.
Latar belakang
Murka TUHAN karena Uza menyentuh tabut
Ketika sapi-sapi yang menarik kereta tabut terpeleset, Uza secara spontan mengulurkan tangan untuk menstabilkan tabut. Tindakan ini, meskipun tampak wajar, dianggap melanggar kekudusan tabut. Allah menghukum Uza dengan kematian seketika di tempat itu.
Di mana
Tempat pengirikan Nakhon
Di jalan menuju Yerusalem, dekat rumah Obed-Edom
Kapan
~1000 SM
Kerajaan Daud
Yang berbicara
Penulis 2 Samuel
Nabi atau imam, mencatat sejarah kerajaan Daud
Kepada
Umat Israel
Pembaca kitab sejarah, orang-orang yang hidup setelah peristiwa ini
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אַף
'af · murka
kemarahan, seringkali menggambarkan murka Allah yang membara
נָכָה
nakah · membunuh
memukul, menghukum, menyebabkan kematian
שָׁלָה
shalah · kecerobohan
kesalahan, kelalaian, tindakan yang tidak sengaja namun tetap berdosa
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa murka Allah bukan ledakan emosi tanpa alasan, melainkan respons adil terhadap pelanggaran kekudusan, bahkan yang tidak disengaja. Kecerobohan Uza menegaskan bahwa kesucian Allah tidak bisa ditawar-tawar.
Tahukah kamu
Tabut tidak boleh disentuh
Menurut Taurat, tabut hanya boleh diangkut oleh imam-imam dengan menggunakan tandu, bukan dengan kereta atau disentuh langsung (Bilangan 4:15). Sentuhan Uza, meski berniat baik, dianggap melanggar hukum ini.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 6:7
1 Tawarikh 13:10
paralel langsung
“Maka bangkitlah murka TUHAN terhadap Uza, dan Ia membunuh dia, karena ia telah mengulurkan tangannya kepada tabut itu.”
Imamat 10:1-2
kekudusan Allah
“Nadab dan Abihu mati karena mempersembahkan api yang asing di hadapan TUHAN, yang tidak diperintahkan-Nya kepada mereka.”
Bilangan 4:15
aturan menyentuh
“Tetapi janganlah mereka masuk untuk melihat barang-barang kudus itu biarpun sekejap mata, supaya mereka jangan mati.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Samuel 6:7
✕ Sering dikira
Allah kejam dan membunuh Uza dengan tidak adil karena Uza hanya berniat baik.
✓ Yang sebenarnya
Peristiwa ini menekankan kekudusan Allah: tabut melambangkan hadirat-Nya yang kudus, dan Uza melanggar hukum yang jelas tentang menyentuh tabut, meskipun dengan maksud baik.
✕ Sering dikira
Kematian Uza adalah akibat dari sapi yang terpeleset, bukan karena murka Allah.
✓ Yang sebenarnya
Teks dengan jelas menyatakan murka TUHAN bangkit dan Allah membunuh Uza; sapi terpeleset hanyalah situasi yang memicu tindakan Uza.
Renungan
Renungan Singkat 2 Samuel 6:7
Kita mungkin tergoda untuk 'membantu' Tuhan dengan cara kita sendiri, tetapi Tuhan menginginkan ketaatan pada firman-Nya. Sebelum bertindak, tanyakan: apakah ini sesuai dengan kehendak Tuhan?
Tuhan, ajari aku untuk menghormati kekudusan-Mu dan menaati firman-Mu, bukan bertindak berdasarkan niat baikku sendiri. Amin.