Mikhal tidak punya anak

2 Samuel 6:23

Tabut Allah Dibawa ke Yerusalem

PerikopMikhal Memarahi Daud · 2 Samuel 6:20-23 →
“Dan, Mikhal, anak perempuan Saul, tidak mempunyai anak sampai hari kematiannya ini.”

2 Samuel 6:23 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Samuel 6:23?

Ayat ini mencatat bahwa Mikhal tidak memiliki anak sampai kematiannya. Ini bisa menjadi konsekuensi dari sikapnya yang merendahkan Daud, atau sekadar catatan sejarah untuk menunjukkan akhir dari garis keturunan Saul melalui Mikhal.

Latar belakang

Konsekuensi bagi Mikhal

Mikhal, putri Saul, tidak memiliki anak sampai akhir hidupnya. Ini adalah akibat dari sikapnya yang merendahkan Daud, dan juga menandakan berakhirnya garis keturunan Saul.

Di mana

Yerusalem

Catatan penutup, suasana netral

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pertengkaran Daud-Mikhal
Daud menjadi tua
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis

Narator sejarah Kerajaan Daud

P

Kepada

Pembaca

Orang Israel generasi berikut

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אֵין

en · tidak mempunyai

tidak ada, tidak memiliki

יֶלֶד

yeled · anak

keturunan, anak laki-laki

מָוֶת

mavet · kematiannya

kematian, akhir hidup

Kata 'en' (tidak ada) menegaskan keadaan kosong permanen. Ketiadaan anak menjadi simbol berakhirnya harapan, dan 'mavet' mengunci permanennya.

Tahukah kamu

Artikulasi sejarah

Dalam budaya Israel kuno, kemandulan sering dianggap sebagai hukuman atau aib. Mikhal juga tidak memiliki anak dari suami lain, bukan hanya dari Daud.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 6:23

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Samuel 6:23

✕  Sering dikira

Mikhal mandul karena kutukan langsung Daud.

✓  Yang sebenarnya

Teks tidak menyebutkan kutukan langsung; ini akibat sikapnya, tetapi keputusan Tuhan tidak dijelaskan.

✕  Sering dikira

Mikhal tidak pernah punya anak karena ia wanita mandul sejak awal.

✓  Yang sebenarnya

Kata 'sampai hari kematiannya' tidak menutup kemungkinan ia punya anak sebelumnya, tetapi teks tidak menyebutkan.

Renungan

Renungan Singkat 2 Samuel 6:23

Sikap hati yang meremehkan pekerjaan Tuhan dapat berdampak pada kehidupan kita. Penting untuk menjaga hati agar tidak menjadi pahit atau menghakimi sesama, karena Tuhan melihat hati dan dapat membawa konsekuensi atas sikap kita.

Tuhan, perbarui hatiku agar selalu hormat dan mendukung pekerjaan-Mu dalam diriku dan orang lain, sehingga aku tidak kehilangan berkat-Mu. Amin.