Yoab menegur Daud

2 Samuel 3:24

Abner Bertemu Daud, Yoab Murka

Lalu, Yoab pergi kepada raja dan berkata, “Apa yang telah engkau lakukan? Sesungguhnya, Abner datang kepadamu, mengapa engkau membiarkannya begitu saja?

2 Samuel 3:24 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Samuel 3:24?

Yoab menegur Daud karena membiarkan Abner pergi dengan damai. Ia menuduh Abner datang untuk memata-matai Daud, meskipun niat Abner mungkin baik.

Latar belakang

Yoab mempertanyakan keputusan Daud

Yoab pergi menemui raja dan menegurnya dengan keras. Dia menuduh Daud membiarkan Abner pergi dengan damai, padahal menurut Yoab, Abner datang untuk menipu dan memata-matai Daud.

Di mana

Hebron

Di istana atau tempat tinggal raja

Kapan

~1000 SM

Masa pemerintahan Daud atas Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Abner datang dan pergi
Yoab merencanakan pembunuhan
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yoab

Panglima Daud, terkenal keras dan licik

D

Kepada

Daud

Raja atas Yehuda, diurapi menjadi raja Israel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁלַח

shalach · membiarkannya

mengutus, membiarkan pergi

פָּתָה

patah · menipu

membujuk, menyesatkan

יָדַע

yada · mengetahui

mengenal, memahami

Yoab memakai kata 'shalach' untuk menunjukkan tindakan Daud yang dianggapnya ceroboh, lalu 'patah' (menipu) dan 'yada' (mengetahui) untuk menuduh Abner punya maksud tersembunyi.

Tahukah kamu

Bahasa diplomatik

Frasa 'masuk keluar' dalam konteks militer berarti aktivitas sehari-hari; Yoab menuduh Abner ingin mengetahui pola gerak Daud.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 3:24

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Samuel 3:24

✕  Sering dikira

Yoab benar bahwa Abner datang untuk menipu.

✓  Yang sebenarnya

Kisah ini tidak menegaskan niat Abner; yang jelas Yoab salah membunuhnya.

✕  Sering dikira

Daud seharusnya menuruti nasihat Yoab.

✓  Yang sebenarnya

Daud justru berduka dan menunjukkan bahwa pembunuhan Abner bukan keinginannya.

Renungan

Renungan Singkat 2 Samuel 3:24

Kecurigaan yang berlebihan bisa merusak hubungan dan rencana damai. Kita perlu menguji setiap niat orang dengan bijaksana, tanpa prasangka buruk.

Tuhan, jauhkan kami dari prasangka yang memecah belah dan beri kami kebijaksanaan untuk menilai dengan benar. Amin.