Tidak Ada Allah Lain

2 Samuel 22:32

Nyanyian Syukur Daud

Sebab, siapakah Allah, selain TUHAN? Siapakah gunung batu, selain Allah kita?

2 Samuel 22:32 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Samuel 22:32?

Pertanyaan retoris ini menegaskan keunikan Allah. Tidak ada allah lain selain TUHAN, dan tidak ada gunung batu (tempat perlindungan) selain Allah kita. Ini adalah pengakuan iman bahwa hanya Allah yang layak disembah dan diandalkan.

Latar belakang

Siapa Allah Selain TUHAN?

Daud mengajukan pertanyaan retoris, menegaskan keunikan TUHAN sebagai Allah dan gunung batu. Tidak ada yang lain yang dapat dibandingkan dengan-Nya.

Di mana

Yerusalem

Dalam nyanyian pujian

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Daud

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kemenangan atas musuh
Pujian kepada Allah
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja Israel, pemazmur, pejuang

T

Kepada

TUHAN

Allah Israel, yang disembah Daud

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אֱלוֹהַּ

eloah · Allah

Allah, dewa

יְהוָה

YHWH · TUHAN

Nama pribadi Allah Israel

צוּר

tsur · gunung batu

batu karang, tempat berlindung

Perbedaan antara 'Eloah' (Allah) dan 'YHWH' (TUHAN) menunjukkan bahwa Allah yang disembah Israel adalah pribadi yang unik, bukan sekadar dewa umum; Dia adalah gunung batu yang kokoh.

Tahukah kamu

Frasa 'gunung batu'

Dalam bahasa Ibrani, 'gunung batu' (tsur) sering merujuk pada tempat perlindungan yang tinggi dan kuat, seperti benteng alami.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 22:32

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Samuel 22:32

✕  Sering dikira

Menganggap 'gunung batu' sebagai berhala.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah metafora untuk Allah sebagai perlindungan yang kokoh, bukan objek penyembahan.

✕  Sering dikira

Mengira pertanyaan ini hanya retoris tanpa makna.

✓  Yang sebenarnya

Pertanyaan ini menegaskan eksklusivitas Allah Israel dan menolak allah-allah lain.

Renungan

Renungan Singkat 2 Samuel 22:32

Dalam dunia yang menawarkan banyak 'penyelamat' seperti uang, popularitas, atau hubungan, ayat ini mengajak kita memeriksa di mana kita berlindung. Biarlah hanya Allah yang menjadi sandaran utama kita.

Ya Tuhan, Engkau saja Allah, tidak ada yang lain. Ajar aku untuk selalu mengandalkan-Mu di setiap keadaan. Amin.