Yoab Menegur Daud di Pintu Gerbang
2 Samuel 19:7
Daud Kembali Memerintah Setelah Pemberontakan Absalom
“Karena itu, bangunlah, keluarlah, dan berbicaralah untuk menenangkan hati para hambamu. Sebab, aku bersumpah demi TUHAN, jika engkau tidak keluar, tidak ada seorang pun yang tinggal bersamamu pada malam ini. Hal ini akan menjadi lebih buruk bagimu daripada segala kejahatan yang menimpamu, sejak kecil sampai sekarang.””2 Samuel 19:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Oleh sebab itu, bangunlah, pergilah ke luar dan berbicaralah menenangkan hati orang-orangmu. Sebab aku bersumpah demi TUHAN, apabila engkau tidak keluar, maka seorangpun tidak akan ada yang tinggal bersama-sama dengan engkau pada malam ini; dan hal ini berarti celaka bagimu melebihi segala celaka yang telah kaualami sejak kecilmu sampai sekarang."”2 Samuel 19:7 · TB
Terjemahan Baru
“Hendaknya Baginda bangkit dan pergi ke luar untuk menenteramkan hati anak buah Baginda. Hamba bersumpah demi TUHAN, jika Baginda tidak ke luar menemui mereka, maka malam ini juga tidak akan ada seorang pun yang mau menyertai Baginda. Itu akan merupakan bencana yang paling besar yang akan Baginda alami seumur hidup."”2 Samuel 19:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Karena itu, bangun dan ucapkanlah terima kasih atas perjuangan mereka demi kerajaanmu. Di hadapan TUHAN saya berkata dengan jujur: Kalau Tuan tidak mengucapkan terima kasih kepada mereka, mereka pasti tersinggung dan meninggalkan Tuan malam ini juga! Kalau sudah begitu, Tuan akan mengalami kesulitan yang lebih besar daripada segala kesulitan yang pernah Tuan alami!””2 Samuel 19:7 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Now therefore arise, go forth, and speak comfortably unto thy servants: for I swear by the LORD, if thou go not forth, there will not tarry one with thee this night: and that will be worse unto thee than all the evil that befell thee from thy youth until now.”2 Samuel 19:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Samuel 19:7?
Yoab menegur Daud karena ratapannya yang berlebihan atas kematian Absalom, yang membuat rakyat merasa tidak dihargai. Ia mendesak Daud untuk segera keluar dan berbicara kepada tentaranya, jika tidak, mereka akan meninggalkannya. Teguran ini menunjukkan pentingnya kepemimpinan yang memprioritaskan kesejahteraan rakyat di atas perasaan pribadi.
Latar belakang
Yoab Menuntut Daud Berhenti Berkabung
Daud terus menangis dan meratap karena kematian Absalom, sehingga tentara yang menang merasa malu. Yoab masuk ke rumah raja dan dengan tegas menegur Daud, mengatakan bahwa sikapnya itu mempermalukan para prajurit yang telah menyelamatkan nyawanya.
Di mana
Mahanaim
Di dalam rumah raja, setelah kemenangan atas Absalom
Kapan
~980 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Yoab
Panglima tentara Daud, tegas dan pragmatis
Kepada
Raja Daud
Raja Israel, sedang berduka karena kematian Absalom
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
דַּבֵּר
dabber · tenangkan
Berbicara, dalam konteks ini berarti berbicara dengan ramah untuk memulihkan hubungan.
לֵב
lev · hati
Hati, pusat emosi dan kehendak seseorang.
עֲבָדֶיךָ
avadekha · hambamu
Hamba-hambamu, merujuk pada para prajurit yang setia kepada raja.
Kata 'dabber' tidak hanya berarti 'berbicara', tetapi berbicara dengan tujuan memulihkan dan membangun. 'Lev' menunjukkan bahwa ini adalah masalah emosional yang dalam, dan 'avadekha' menekankan hubungan raja dengan rakyatnya.
Tahukah kamu
Pintu Gerbang sebagai Pusat Pemerintahan
Di zaman kuno, pintu gerbang kota adalah tempat untuk mengadili perkara dan mengambil keputusan publik. Ketika Daud duduk di pintu gerbang, itu adalah tindakan simbolis untuk kembali menjalankan tugasnya sebagai raja.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 19:7
Amsal 16:7
Perdamaian dengan bawahan
“Ketika jalan seseorang menyenangkan TUHAN, bahkan musuh-musuhnya Ia buat berdamai dengan dia.”
2 Korintus 2:7
Hibur agar tidak sedih
“Sebaliknya, kamu harus mengampuni dan menghibur dia, supaya jangan ia tenggelam dalam kesedihan yang berlebihan.”
1 Tesalonika 5:14
Nasihat dan hiburan
“Nasihatilah mereka yang malas, hiburlah mereka yang tawar hati, dukunglah mereka yang lemah, dan sabarlah terhadap semua orang.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Samuel 19:7
✕ Sering dikira
Yoab hanya peduli pada dirinya sendiri dan kekuasaannya.
✓ Yang sebenarnya
Yoab menunjukkan kepedulian terhadap keselamatan seluruh tentara dan stabilitas kerajaan, meskipun caranya kasar.
✕ Sering dikira
Daud tidak punya hak untuk berduka karena Absalom adalah pemberontak.
✓ Yang sebenarnya
Daud sebagai ayah memiliki perasaan duka yang wajar; namun, pada saat itu ia harus menyeimbangkan peran sebagai raja dan ayah.
Renungan
Renungan Singkat 2 Samuel 19:7
Dalam kehidupan, kita mungkin perlu menyeimbangkan emosi pribadi dengan tanggung jawab kita. Terkadang, orang-orang terdekat perlu mengingatkan kita untuk bangkit dan melayani, meskipun hati sedang berduka.
Tuhan, ajarlah aku untuk tetap setia pada panggilan-Mu, bahkan ketika hatiku terluka, dan beri aku keberanian untuk menerima teguran yang membangun. Amin.