Daud Menolak Hukuman Mati Simei

2 Samuel 19:22

Daud Kembali sebagai Raja

Daud menjawab, “Siapakah kamu, hai anak Zeruya, sehingga menjadi lawanku pada hari ini? Apakah hari ini seseorang harus dihukum mati di Israel? Sebab, tidakkah aku mengetahui bahwa pada hari ini aku adalah raja atas Israel?”

2 Samuel 19:22 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Samuel 19:22?

Daud menegur Abisai dengan keras, menolak menghukum mati Simei pada hari kemenangannya. Daud menganggap bahwa hari itu adalah hari sukacita, bukan hari pembalasan, dan dia menegaskan wewenangnya sebagai raja.

Latar belakang

Daud Memarahi Abisai

Simei, yang pernah mengutuk Daud, datang meminta ampun. Abisai marah dan ingin membunuhnya. Daud menegur Abisai, berkata bahwa hari ini adalah hari kemenangan, bukan hari untuk menghukum mati.

Di mana

Sungai Yordan

Tepi sungai, saat Daud menyeberang kembali

Kapan

~980 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kematian Absalom
Daud kembali ke Yerusalem
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja Israel, pemazmur, mantan gembala

A

Kepada

Abisai

Panglima Daud, anak Zeruya, saudara Yoab

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׂטָן

satan · lawanku

Penentang atau musuh, seperti setan dalam Ayub 1:6.

הַיּוֹם

hayyom · hari ini

Hari khusus ini, saat Daud kembali sebagai raja.

מוּת

mut · dihukum mati

Mengalami kematian sebagai hukuman.

Kata 'satan' dipakai untuk Abisai—bukan setan supranatural, tapi siapa pun yang menjadi penghalang. Daud menegaskan bahwa hari itu adalah hari pemulihan, bukan pembalasan.

Tahukah kamu

Hari kemenangan, bukan hari pembalasan

Daud menyebut dirinya 'raja atas Israel' pada hari itu, menegaskan otoritasnya yang baru dipulihkan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 19:22

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Samuel 19:22

✕  Sering dikira

Mengira Daud lemah dan tidak tegas.

✓  Yang sebenarnya

Daud justru menunjukkan kebijaksanaan politik dan kemurahan hati, yang menjadi kunci rekonsiliasi.

✕  Sering dikira

Mengira 'satan' di sini merujuk pada iblis.

✓  Yang sebenarnya

Dalam konteks ini, 'satan' berarti 'penuntut/penentang', yaitu Abisai.

Renungan

Renungan Singkat 2 Samuel 19:22

Ada waktu untuk menegur dan ada waktu untuk mengampuni. Kita perlu bijak memilih kapan harus berbicara dan kapan harus diam, terutama dalam situasi yang emosional.

Ya Tuhan, berikan aku hikmat untuk tahu kapan harus berbicara dan kapan harus diam, serta kemampuan untuk mengampuni seperti Daud. Amin.