Duka Raja Daud atas Absalom

2 Samuel 19:1

Daud Kembali dan Memulihkan Kerajaan

Lalu, diberitahukanlah kepada Yoab, “Ketahuilah, raja menangis dan berkabung karena Absalom.”

2 Samuel 19:1 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Samuel 19:1?

Ayat ini menggambarkan saat kemenangan berubah menjadi duka. Meskipun pasukan Daud menang melawan Absalom, kabar tentang kesedihan raja menyebar. Ini menunjukkan bahwa Daud lebih berduka atas kematian anaknya daripada merayakan kemenangan, yang membingungkan para pengikutnya.

Latar belakang

Kabar duka menyebar

Setelah Absalom tewas, berita disampaikan kepada Yoab bahwa raja menangis dan berkabung. Meski menang, Daud justru berduka — bukan merayakan kemenangan.

Di mana

Mahanaim

Di kota pengungsian, setelah kabar kematian Absalom

Kapan

~980 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kematian Absalom
Daud kembali ke Yerusalem
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis/Redaktur

Narator kisah, mungkin nabi atau imam.

P

Kepada

Pembaca

Umat Israel.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

וַיַּגִּידוּ

wayyaggidu · diberitahukan

Menyampaikan kabar atau laporan

בֹּכֶה

bokeh · menangis

Menangis tersedu-sedu

מִתְאַבֵּל

mit'abel · berkabung

Berkabung, meratapi kematian

Kata-kata ini menekankan intensitas duka Daud — bukan sekadar sedih, tapi ratapan yang nyaring. Publik tahu, dan itu jadi masalah politik.

Tahukah kamu

Budaya berkabung

Di zaman itu, ratapan dan menangis adalah ekspresi normal, bahkan untuk raja. Orang tidak menahan emosi di depan umum.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 19:1

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Samuel 19:1

✕  Sering dikira

Daud menangis karena menyesali kemenangannya.

✓  Yang sebenarnya

Dia menangis karena anaknya mati, bukan karena menyesal.

✕  Sering dikira

Semua orang ikut menangis.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini justru mencatat bahwa rakyat berubah menjadi berkabung karena melihat raja, bukan karena rasa kehilangan pribadi.

Renungan

Renungan Singkat 2 Samuel 19:1

Ketika kita meraih sukses, penting untuk tetap peka terhadap perasaan orang lain yang mungkin berduka. Jangan memaksa kebahagiaan pada mereka yang sedang berduka.

Tuhan, ajar kami untuk peka terhadap duka di sekitar kami, bahkan saat kami sedang bersukacita. Amin.