2 Samuel 17:8
“Husai berkata lagi, “Engkau mengetahui bahwa ayahmu dan orang-orangnya adalah pejuang. Selain itu, mereka sakit hati serupa beruang yang kehilangan anak di padang. Ayahmu adalah seorang prajurit sejati, yang tidak akan tidur bersama rakyatnya.”2 Samuel 17:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kata Husai pula: "Engkau tahu, bahwa ayahmu dan orang-orangnya adalah pahlawan, dan bahwa mereka sakit hati seperti beruang yang kehilangan anak di padang. Lagipula ayahmu adalah seorang prajurit sejati; ia tidak akan membiarkan rakyat tidur.”2 Samuel 17:8 · TB
Terjemahan Baru
“Paduka pasti tahu bahwa Daud dan anak buahnya itu adalah pejuang yang gagah berani. Mereka seganas beruang betina yang kehilangan anaknya. Lagipula Daud adalah prajurit berpengalaman yang tidak pernah bermalam bersama-sama dengan anak buahnya.”2 Samuel 17:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tuan tahu sendiri seperti apa Daud. Dia dan pasukan yang bersamanya adalah pejuang yang gagah perkasa. Pastilah mereka sedang panas hati dan menjadi seganas induk beruang yang anaknya dicuri. Selain itu, ayah Tuan sangat berpengalaman soal perang. Dia tidak akan bermalam bersama pasukannya.”2 Samuel 17:8 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For, said Hushai, thou knowest thy father and his men, that they be mighty men, and they be chafed in their minds, as a bear robbed of her whelps in the field: and thy father is a man of war, and will not lodge with the people.”2 Samuel 17:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Samuel 17:8?
Husai mengingatkan Absalom bahwa Daud dan pasukannya adalah pejuang tangguh, seperti beruang yang kehilangan anaknya. Mereka sedang marah dan tidak akan mudah dikalahkan. Daud sendiri adalah prajurit berpengalaman yang tidak akan lengah, karena ia tidak akan tidur bersama pasukannya.
Renungan
Renungan Singkat 2 Samuel 17:8
Jangan meremehkan lawan atau orang yang sedang terdesak, karena rasa sakit dan pengalaman bisa membuat mereka lebih kuat. Hormati potensi orang lain dan jangan menilai dari keadaan yang terlihat.
Ya Tuhan, ajari aku untuk tidak meremehkan orang lain, dan berikan aku kepekaan terhadap kekuatan mereka yang mungkin tersembunyi. Amin.