Pertanyaan Menohok

2 Samuel 16:17

Daud Dihina, Absalom Berkuasa

Absalom bertanya kepada Husai, “Inikah kesetiaanmu kepada sahabatmu? Mengapa kamu tidak pergi bersama sahabatmu?”

2 Samuel 16:17 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Samuel 16:17?

Absalom mempertanyakan kesetiaan Husai: 'Inikah kesetiaanmu kepada sahabatmu? Mengapa kamu tidak pergi bersama sahabatmu?' Ini menunjukkan kecurigaan Absalom terhadap Husai.

Latar belakang

Absalom Mencurigai

Absalom mempertanyakan mengapa Husai, sahabat Daud, tidak ikut pergi bersama Daud. Ini menunjukkan kecurigaan Absalom terhadap loyalitas Husai, yang sedang diuji.

Di mana

Yerusalem

Di istana, saat pertemuan dengan Husai

Kapan

~980 SM

Kerajaan Israel Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Absalom masuk Yerusalem
Husai menjawab
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Absalom

Putra Daud yang merebut takhta

H

Kepada

Husai

Sahabat setia Daud, orang Arki

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חֶסֶד

khesed · kesetiaanmu

kasih setia, kesetiaan dalam perjanjian

רֵעַ

rea · sahabatmu

teman, rekan

הָלַךְ

halakh · pergi

berjalan, pergi

Kata 'khesed' menekankan kesetiaan perjanjian yang dalam, bukan sekadar persahabatan biasa; Absalom menguji apakah Husai melanggar perjanjian itu kepada Daud.

Tahukah kamu

Akar Kata

Kata 'kesetiaan' di sini berasal dari akar kata yang juga berarti 'kasih setia' atau 'kemurahan', konsep yang sering dipakai dalam Perjanjian Lama.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 16:17

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Samuel 16:17

✕  Sering dikira

Absalom benar-benar peduli pada kesetiaan Husai.

✓  Yang sebenarnya

Absalom hanya ingin menguji dan memastikan Husai tidak berbahaya.

✕  Sering dikira

Husai tidak punya jawaban untuk pertanyaan ini.

✓  Yang sebenarnya

Husai memberikan jawaban diplomatis untuk mengelak dan menenangkan Absalom.

Renungan

Renungan Singkat 2 Samuel 16:17

Orang yang berkuasa sering curiga pada kesetiaan orang lain. Kita harus menjaga integritas, tetapi juga menyadari bahwa tidak semua orang akan percaya pada kita.

Tuhan, aku mohon agar Engkau menjaga hatiku tetap setia dan menjauhkanku dari kecurigaan yang tidak berdasar. Amin.